TinjauAds
Bisnis

Penyebab Kelangkaan Minyakita di Bogor: Stok Terbatas

Dibaca dalam waktu1 Menit, 19 Detik

Penyebab kelangkaan minyakita di sejumlah pasaran di Kota Bogor kian meresahkan masyarakat. Walikota Bogor, Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Kebon Kembang, Bogor.

Bogor, tinjau.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengecek langsung masalah kelangkaan produk pangan minyakita. Dari para pedagang sembako yang berada di Blok C dan D Pasar Kebon Kembang, Arya menemukan sejumlah penyebab kelangkaan minyakita.

Menurut Bima Arya, ketersediaan minyakita di pasaran langka karena tidak ada pasokan yang masuk ke pasar.

“Pasokannya baru saja datang, namun ternyata dijatah dan tidak banyak,” kata Bima Arya usai sidak di Pasar Kebon Kembang, Jumat (10/2/23).

Arya juga menemukan adanya upaya bandling minyakita dengan produk santan.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Inikan tidak boleh, jadi kami telusuri sampai ke distributornya dan sudah saya tegur. Semua dijual harus secara terpisah,” tandas Bima Arya.

Arya mengaku sudah mengkomunikasikan masalah ini kepada Menteri Perdagangan.

“Produksi sedang ditambah. Ditargetkan paling lambat satu minggu kedepan sudah bisa mencukupi. Distribusi dari kementerian diarahkan ke pasar, tidak lagi ke supermarket modern,” jelas Bima.

Bima Arya juga mengatakan, saat ini karakter konsumen telah berpindah dari minyak premium ke minyakita.

“Makanya stoknya kurang, terjadi kelangkaan. Diharapkan dalam waktu dekat akan kembali normal. Kami pastikan sesuai surat Kementerian Perdagangan agar tidak dibandling,” ujarnya.

Dalam sidak itu, Arya mengatakan bahwa harga-harga kebutuhan sembilan bahan pokok lainnya tidak mengalami perubahan yang signifikan.

“Ada kenaikan harga beras, tak lain karena sedang adanya musim panen semata. Harga kebutuhan lainnya masih dalam ambang normal ya, harga kemiri saja tadi sampai lima puluh ribu perkilo, penyebabnya apa saya belum tahu juga. Satu lagi beras ada kenaikan tapi tidak menganggu,” kata Arya.***

Back to top button