TinjauAds
Bisnis

Dua Hulu Migas Siap Pasok Gas Industri Jatim-Jateng

Dibaca dalam waktu1 Menit, 58 Detik

Wapres Ma’ruf Amin meresmikan dua proyek strategis nasional. Proyek migas sektor hulu tersebut diharapkan mampu meningkatkan pasokan gas secara signifikan dan menjamin ketersediaan migas bagi industri di wilayah Jawa.

Surabaya, tinjau.idWakil Presiden Ma’ruf Amin meresmikan dua proyek strategis nasional. Yakni, Jimbaran – Tiung Biru (JTB) dan lapangan gas MDA dan MDH Blok Madura Sirait di Surabaya, Kamis (8/2/23).

Dalam sambutannya, Ma’ruf mengharapkan kedua proyek hulu migas tersebut mampu secara signifikan menjamin dan meningkatkan pasokan gas bagi sektor industri di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Selain itu, keberadaannya pun mampu berperan strategis bagi peningkatan pendapatan negara.

Bahkan, efek berganda dari kedua lapangan gas ini akan mendorong suplai gas kepada PT PLN dan berbagai industri di kedua provinsi tersebut. Maruf pun menambahkan, pada 2022 lalu kegiatan usaha hulu migas menyumbang lebih dari 42 persen terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berbasis sumber daya alam.

Untuk capaian PNBP migas bahkan tercatat Rp148,7 triliun, melebihi target awal sebesar Rp139,1 triliun.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Saya mengapresiasi keberhasilan pembangunan kedua proyek ini yang mampu meningkatkan pasokan gas nasional sebesar 312 juta standar kaki kubik per hari. Dan menyumbang penerimaan negara hingga Rp37,2 triliun selama proyek berjalan,” ujarnya.

Penuhi Target Penurunan Emosi

Gas bumi merupakan energi fosil paling bersih dan paling banyak digunakan setelah minyak bumi dan batu bara.

“Kita membuktikan komitmen tersebut dengan peningkatan target penurunan emisi Indonesia,. Dari 29 persen menjadi 31,89 persen pada 2030 dengan kemampuan sendiri. Dan dari 41 persen menjadi 43,20 persen dengan dukungan internasional. Serta target net-zero emission pada 2060 atau lebih cepat,” tambah Ma’ruf.

Untuk diketahui, pengembangan Lapangan Unitisasi Gas JTB merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) sektor energi di bawah PT Pertamina (Persero). JTB diproyeksikan menjadi salah satu calon penghasil gas terbesar di Indonesia dengan produksi penjualan gasnya mencapai 192 million standard cubic feet per day (MMscfd).

Dari jumlah tersebut, 100 MMscfd telah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan gas pembangkit listrik PLN. Proyek yang terletak di Desa Bandungrejo, Bojonegoro, Jawa Timur itu berhasil melakukan pengaliran gas perdana atau Gas on Stream (GoS) pada Selasa (20/9/22) tahun lalu.

Sementara itu, Lapangan MDA-MBH merupakan lapangan baru yang mulai dioperasikan Husky–CNOOC Madura Limited (HCML) pada 2022. Kapasitas gas yang dihasilkan dari Lapangan MDA-MBH jika penuh (full capacity) mencapai 140 MMscfd dan mampu memberikan total penerimaan negara sekitar Rp17,4 triliun selama proyek berjalan.

 

 

Back to top button