TinjauAds
Bisnis

Stok Minyakita di Gudang Bulog Kaltimra Kosong

Dibaca dalam waktu1 Menit, 34 Detik

Stok Minyakita di gudang bulog Kaltimra kosong. Bahkan, kekosongan stok minyak goreng murah pemerintah itu terjadi sejak awal Januari 2023 lalu.

Balikpapan – Kekosongan stok Minyakita di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, tidak hanya terjadi di pasar-pasar tradisional tapi juga di gudang pemerintah.

Asisten Manager Bidang Pengadaan Bulog Kaltimra, Octavianoor mengatakan stok Minyakita di gudang Bulog wilayah Kaltimra saat ini mengalami kekosongan. Kosongnya stok minyak goreng rakyat tersebut telah terjadi sejak 2 pekan terakhir, atau di awal Januari 2023 lalu.

“Kalau khusus untuk stok Minyakita, di gudang kami memang persediaannya belum ada. Stoknya masih kosong,” kata Octavianoor, Senin (30/1/23) siang.

Padahal, pihak Bulog Kaltimra sebenarnya telah melakukan antisipasi dengan melakukan pemesanan Minyakita sejak akhir Desember tahun lalu.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Saat itu Bulog Kaltira telah melakukan pemesanan Minyakita ke pihak produsen di Sulawesi sebanyak 1 kontainer. Hingga 19.992 liter,” ujar Octavianoor

Ternyata, meski telah hampir satu bulan, pihak produsen hingga kini belum mengirimkan pasokan minyak goreng sesuai dengan permintaan Bulog Kaltimra.

Antisipasi Jelang Ramadan

Menurut Octavianoor, guna mengantisipasi tingginya permintaan jelang Ramadan, Bulog Kaltimra pada pertengahan Januari ini telah kembali menambah jumlah pesanan Minyakita sejumlah 740.136 liter.

Rencananya, tambahan stok Minyakita tersebut akan didistribusikan ke 5 titik gudang Bulog di wilayah Kaltimra. Yakni, wilayah Balikpapan mencapai 140.028 liter, wilayah Samarinda sebanyak 240.048 liter, Tarakan sebanyak 160.032 liter, Tanjung Redeb sebanyak 120.024 liter, dan Tanah Grogot sebanyak 60.012 liter.

Octavianoor menjelaskan bahwa penyebab terjadinya keterlambatan pengiriman pasokan Minyakita ke gudang Bulog Kaltim dan Kaltara adalah padatnya antrian.

Ia pun berharap pasokan Minyakita dapat tersedia kembali di gudang Bulog Kaltimra pada awal Februari mendatang.

“Memang terjadi keterlambatan pengiriman dari produsen. Tetapi kami telah berkoordinasi dengan pihak produsen, dan keterlambatan itu terjadi akibat panjangnya jumlah antrian.” tutupnya.

Terkait harga jual Minyakita, sejauh ini Bulog Kaltimra memastikan belum ada perubahan. Masih sesuai dengan harga yang ditentukan pemerintah, yakni Rp14 ribu per liter.

Editor : Stebby Julionatan

Back to top button