TinjauAds
Bisnis

Jawa Timur Siapkan Pembangunan MRT

Dibaca dalam waktu1 Menit, 30 Detik

Jawa Timur siapkan pembangunan moda transportasi massal seperti Jakarta, MRT. Menerima kunjungan tim JICA, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mematangkan rencana pembangunan MRT. Ini sebagai strategi mengurai kemacetan dan mendorong ekonomi wilayah aglomerasi Surabaya.

Surabaya – Japan Internasional Coorporation Agency (JICA) melalui representasinya, Yasui Takehiko bertemu Gubernur Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (24/1/23).

Kedatangan JICA ke Jatim untuk melaporkan  hasil survei awal tentang pelaksanaan MRT di Kota Surabaya pada tahap Feasibility Studies (FS). JICA merupakan badan kerjasama internasional Jepang untuk mendukung rencana  pembangunan MRT.

Khofifah menyatakan, keberadaan Mass Rapid Transportation (MRT) merupakan sebuah kebutuhan untuk menghasilkan transportasi publik yang cepat, aman dan nyaman.

Pemerintah Jatim melihat penting adanya solusi untuk mengurai titik titik kemacetan di jam-jam padat di wilayah aglomerasi Surabaya.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“MRT ini merupakan kebutuhan terutama untuk mengurai kepadatan dan kemacetan di daerah aglomerasi Surabaya Raya antara Surabaya-Sidoarjo, Surabaya-Gresik hingga daerah lain di Jatim yang akhirnya bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

Khofifah menyebut, proyek MRT merupakan proyek yang membutuhkan investasi hingga pendanaan yang tidak murah. Meskipun terdapat pembiayaan dengan skema  Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

Oleh karenanya, seluruh perencanaan harus maksimal agar transportasi publik bisa terintegrasi dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Jatim.

Menurut Khofifah, mengurai kemacetan di Kota Surabaya membutuhkan integrasi dengan kawasan lain. Karenanya, MRT ini juga bisa mulai dari pintu masuk Surabaya yang terhubung sejak di Bundaran Waru yang merupakan pertemuan dari titik antara Kab. Sidoarjo, Mojokerto dan Jombang.

Chief Representative Japan Internasional Coorporation Agency (JICA) Yasui Takehiko mengatakan saat ini pihaknya sudah menangani proyek serupa, seperti MRT Jakarta hingga Smart City yang tersebar di beberapa wilayah.

“Kami membutuhkan dukungan Feasibility Studies untuk bersama sama meneliti, mempelajari alternatif rute mana saja yang menjadi titik urai kemacetan di Surabaya. Semoga FS ini bisa mulai pada awal tahun depan,” tutupnya.

Editor: Michael Ckow

Back to top button