Kata Jokowi Soal Disebut Tak Lagi jadi Kader PDI Perjuangan

TINJAU.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan respons tentang kabar dirinya sudah tak lagi berstatus kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Dia pun hanya memberikan respons singkat sambil mengumbar senyum kepada wartawan di Kementerian Kesehatan, tadi Pagi.
“Ya, terima kasih,” kata Jokowi, Rabu (24/4/2024).
Status Jokowi dan putera sulungnya, Gibran Rakabuming Raka sebagai kader PDIP memang terus dipertanyakan sejak kontestasi Pilpres 2024 dimulai. Keduanya dinilai mengambil sikap politik berbeda dengan partai berlambang kepala banteng tersebut.
Hal ini merujuk pada keputusan Gibran maju sebagai cawapres pada koalisi Prabowo Subianto. Padahal, PDIP sudah memutuskan mengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres lalu.
Dalam proses kampanye, Jokowi juga kerap dituduh memberikan bantuan dan dukungan kepada Prabowo-Gibran. Hasilnya, pasangan calon nomor urut 02 tersebut meraih 58% suara nasional atau menang hanya dalam satu putaran.
Keretakan hubungan PDIP dengan Jokowi-Gibran pun mengarahkan kabar bahwa keduanya telah berganti jaket partai. Jokowi bersama sejumlah keluarganya dikabarkan telah hijrah menjadi kader Partai Golkar.
Hal ini pun sempat dikonfirmasi Ketua Dewan Kehormatan PDIP, Komarudin Watubun yang mengatakan Gibran keluar dari partai tersebut tepat saat maju sebagai cawapres. Sedangkan Jokowi, kata dia, telah menjadi kader partai politik lain.
“Sudah di sebelah sana [Partai Golkar]. Bagaimana mau bilang masih bagian dari PDI Perjuangan,” ujar dia.









