TinjauAds
Pilihan RedaksiPolitik

Temu Jokowi dan SBY, Ada Apa?

Dibaca dalam waktu1 Menit, 15 Detik

TINJAU, Jakarta – Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Siang ini. Keduanya menggelar pertemuan tertutup yang diklaim membahas sejumlah isu; namun diklaim tak ada soal politik di dalam negeri.

Meski demikian, Jokowi mengatakan berada pada posisi politik yang sama dengan SBY untuk mendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Keputusan politik tersebut senada meski keduanya tak pernah membahasnya secara langsung.

“Kita juga sepakat, Pak SBY dan saya untuk memberikan dukungan penuh untuk pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Sabtu (21/9/2024).

Keduanya membantah pertemuan tersebut bernada politik terutama jelang suksesi pemerintahan pada 20 Oktober mendatang. Toh, SBY yang berada di Partai Demokrat memang menjadi salah satu partai politik pengusung Prabowo-Gibran; sedangkan Jokowi disebut-sebut memiliki peran krusial dalam pemenangan pasangan tersebut pada Pemilu 2024.

SBY mengklaim pertemuannya dengan Jokowi dalam rangka lapor diri hendak menghadiri forum aliansi malaria sedunia atau Asia Pasific Leaders Malaria Alliance (APLMA) di New York, Amerika Serikat. SBY sendiri tercatat sebagai salah satu dari penasehat khusus aliansi tersebut.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Padahal, sebelumnya, SBY tak pernah melaporkan diri atau pamit dengan Jokowi ketika hendak mengambil peran di tingkat internasional.

“Pagi ini saya menghadap Bapak Presiden sehubungan dengan peran dan amanah yang saya jalankan sebagai penasihat khusus aliansi sedunia untuk membasmi malaria,” kata SBY.

“Saya mendapatkan amanah untuk menjadi special advisor di Asia Pasifik, Asia Pasifik ada dan Afrika ada, dan seluruh dunia ada global council yang ada di New York.”

Back to top button