Selamat Datang 80.000 Kopdes Merah Putih, Besok Diresmikan Prabowo

TINJAU, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih pada Senin (21/7/2025) besok. Dari 8.0000 Kopdes yang diresmikan, 103 di antaranya akan dijadikan model percontohan.
Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Adita Irawati menyebut 103 koperasi mock-up tersebut akan dijadikan percontohan untuk ditiru koperasi lainnya yang masih bersiap-siap untuk beroperasi penuh. Ia menyebut pemerintah menargetkan agar seluruh Kopdes beroperasi penuh pada 28 Oktober mendatang.
“Sebanyak 103 Kopdes Merah Putih ini akan dilihat operasionalisasinya. [Kopdes Merah Putih] yang lain persiapannya bertahap. Ini dilakukan untuk memastikan bukan hanya berdiri dan beroperasi, tapi Kopdes Merah Putih bisa memberi manfaat optimal bagi masyarakat,” kata Adita melalui keterangan tertulis, Minggu (20/7/2025).
Adita mengatakan Kopdes Merah Putih dikembangkan melalui tiga pendekatan utama, yakni pembangunan baru, pengembangan koperasi yang telah terbentuk hingga revitalisasi koperasi yang sudah terbentuk.
Nantinya, lanjut dia, Kopdes Merah Putih akan menjalankan unit bisnis penjualan sembako, unit simpan pinjam, klinik dan apotek desa, gudang penyimpanan (cold storage) hingga distribusi logistik.
“Fasilitas yang terdapat di Kopdes Merah Putih diharapkan bisa mempermudah masyarakat mengakses kebutuhan pokok yang lebih terjangkau. Masyarakat juga bisa meminjam modal dengan mudah tanpa melalui rentenir,” ungkap dia.
“Layanan kesehatan akan lebih dekat. Hasil tani dan laut bisa disimpan di tempat yang aman. Distribusi logistik juga berjalan lancar,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kopdes Merah Putih dijadwalkan diluncurkan pada Sabtu (19/7/2025) di Klaten, Jawa Tengah. Namun, akhirnya peresmian tersebut ditunda guna memaksimalkan peresmian yang akan dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Tanggal 19 Juli, tapi itu kan Sabtu. Nah, kami ingin penjelasan Presiden itu bisa diketahui, diikuti oleh semua pihak, baik itu Gubernur, Bupati, hingga Kepala Desa,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan pekan lalu.
Zulhas, sapaan akrabnya, mengatakan peresmian dilakukan di 103 titik Kopdes di sejumlah wilayah Indonesia sebagai wadah percontohan. Rencananya, peluncuran akan dihadiri oleh 514 Kepala Daerah. Dia juga memastikan seluruh target pembangunan Kopdes akan rampung pada 28 Oktober mendatang, dengan total target hingga mencapai 80.000 Kopdes.
Selain itu, Zulhas menyebut Kopdes Merah Putih dapat mengelola desa wisata, termasuk berbisnis penggemukan sapi. Rencana tersebut menambah daftar sejumlah bisnis yang akan dikelola perangkat desa setempat, selain menjual berbagai kebutuhan pokok masyarakat seperti tabung gas LPG 3 kg, pupuk bersubsidi hingga beras.
“Nanti ada juga penggemukan sapi, peternakan, desa wisata. Ada juga tanaman buah-buahan, pokoknya banyak. Ada kerajinan juga,” ujar Zulhas kepada wartawan di Jakarta beberapa waktu lalu.
Zulhas menggarisbawahi jika Kopdes ingin menambah bisnis kelolaan tersebut, mereka harus berupaya menstabilkan bisnis inti menjadi distributor sejumlah komoditas utama. Bisnis tersebut meliputi gerai koperasi simpan pinjam, gerai perbankan seperti BRILink, apotek untuk obat-obatan beserta kliniknya hingga pengelolaan logistik lainnya.









