TinjauAds
HeadlinePolitik

IKN Lanjut, Ditargetkan Rampung dalam 3 Tahun

Dibaca dalam waktu1 Menit, 7 Detik

TINJAU, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berlokasi di Kalimantan Timur akan terus berlanjut.

Bahkan, Ia menyebut jika Presiden Prabowo Subianto memberikan target kepada Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono untuk menyelesaikan seluruh perangkat yang dibutuhkan untuk memenuhi syarat berpindah dalam tiga tahun.

“[Syaratnya] yaitu adalah fungsi eksekutif, fungsi legislatif, maupun fungsi yudikatif Jadi tidak ada masalah dengan IKN. Lanjut terus,” ujar Prasetyo kepada awak media, Jumat (15/08/2025).

Sebelumnya, Partai NasDem mengusulkan untuk melakukan moratorium pembangunan IKN bila menjadi beban dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Namun, Politikus Partai NasDem Rifqinizamy Karsayuda mengatakan partainya tetap mendukung untuk aktivasi IKN sebagai ibu kota.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN, aktivasi IKN sebagai Ibu Kota Negara itu harus dilakukan melalui penerbitan Keppres. Opsi pertama untuk mengaktifkan IKN, tetapi Partai NasDem juga menyerukan kalau menjadi beban APBN maka opsi moratorium bisa dilakukan,” ujar Rifqinizamy.

Sebagai informasi, Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN) meminta anggaran hingga Rp 21,1 triliun di tahun 2026.

Anggaran ini dibagi dua yakni yang merupakan anggaran pagu indikatif IKN sebesar Rp5,05 Triliun dan anggaran pembangunan IKN tahap II yang mencapai Rp16,13 Triliun di tahun 2026 saja.

Untuk jangka panjang, Otorita IKN memaparkan jika hingga tahun 2028 mendatang, IKN membutuhkan pendanaan hingga Rp48,8 triliun untuk pembangunan tahap 2 IKN.

Back to top button