TinjauAds
HeadlinePolitik

Prabowo: TNI Lahir dari Rakyat dan Siap Mati untuk Rakyat

Dibaca dalam waktu1 Menit, 12 Detik

TINJAU, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali jati diri Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai tentara rakyat yang siap mengabdi sepenuhnya demi kepentingan bangsa. Pesan tersebut ia sampaikan dalam amanat upacara kehormatan militer di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/8).

“Dan selalu ingat, kita adalah tentara rakyat, kita lahir dari rakyat, kita adalah anak kandung rakyat, kita mengabdi untuk rakyat, kita membela rakyat, dan kita siap mati untuk rakyat kita saudara-saudara sekalian, itu lah TNI,” kata Prabowo dikutip melalui YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (10/08/2025).

Dalam amanatnya, Prabowo juga menekankan pentingnya kepemimpinan pasukan dari garis terdepan. Ia mengingatkan para perwira tinggi dan komandan untuk selalu berada di tengah prajurit, terutama di situasi kritis.

“Panglima TNI, Panglima Pasukan TNI, komandan-komandan Brigada, komandan-komandan Batalyon, memimpin dari depan. Memimpin di tengah-tengah pasukan, berada selalu di tempat yang paling berbahaya, berada selalu di tempat yang paling kritis,” kata Prabowo.

“Tidak ada komandan pasukan yang memimpin dari belakang. Pemimpin dari depan, pemimpin memberi contoh, pemimpin adalah prajurit yang paling baik,” sambungnya.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia menganut konsep pertahanan rakyat semesta, di mana seluruh elemen bangsa terlibat dalam menjaga kedaulatan negara. Ia menekankan, meski pertahanan Indonesia bersifat defensif, bukan berarti tidak mampu meraih kemenangan.

“Kalau kita mempertahankan bangsa kita, kita pertahankan tiap kampung, tiap dukuh, tiap lembah, tiap bukit, tiap gunung, tiap kecamatan, tiap kabupaten, tiap provinsi, tiap jengkal tanah kita pertahankan. Seluruh bangsa Indonesia pertahankan,” tegasnya.

Back to top button