TinjauAds
Pilihan RedaksiPolitik

Arah Politik PDI Perjuangan ke Depan, Puan: Tergantung Pertemuan Prabowo-Mega

Dibaca dalam waktu1 Menit, 48 Detik

TINJAU, Jakarta – Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan, penentuan kader PDIP masuk kabinet Prabowo-Gibran tergantung hasil pertemuan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto selaku presiden terpilih. Dia pun meminta masyarakat bersabar karena pada saatnya, sikapnya akan disampaikan ke publik.

Hal ini disampaikan Puan saat merespons kabar PDIP bergabung kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Nanti lihat pada waktunya,” ujar Puan di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/10/2024).

Puan pun menyebut semua akan ketahuna pada tanggal 20 Oktober, termasuk nama-nama kader PDIP yang dikabarkan masuk kabinet Prabowo-Gibran, seperti Budi Gunawan (BG), Olly Dondokambey dan Abdullah Azwar Anas

“Iya (ditunggu tanggal 20 Oktober),” tandas Puan.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Sebelumnya, Puan mengatakan terbuka kemungkinan pertemuan Ketum Megawati Soekarnoputri dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto,  sekaligus deklarasi dukungan resmi PDIP ke pemerintahan baru. Menurut Puan, segala kemungkinan bisa terjadi dalam politik.

“Insyaallah (pertemuan Mega-Prabowo sekalian dukungan PDIP ke pemerintahan baru),” ujar Puan di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2024).

Puan juga membeberkan kemungkinan lokasi dan waktu pertemuan Prabowo dan Megawati. Menurut Puan, pertemuan bisa di kediaman Megawati ataupun di kediaman Prabowo Subianto.

“Bisa juga (Teuku Umar), bisa juga di Kertanegara, bisa juga di Hambalang, tidak ada masalah akan bertemu di mana saja,” tandas Puan.

Terkait waktu pertemuan, kata Puan, kemungkinan akan dilakukan sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo-Gibran pada 20 Oktober 2024 mendatang. Hanya saja, Puan tidak membeberkan waktu pastinya.

Senada dengan Puan, Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan pertemuan Megawati dan Prabowo bakal digelar sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Megawati dan Prabowo, kata dia, bakal bertukar pikiran terkait dinamika lima tahun ke depan.

“Kira-kira menurut saya kalau pelantikan 20, maka jauh sebelum tanggal 20 pertemuan itu akan terjadi,” kata Said.

Terkait tempat pertemuan, kata Said, kedua tokoh tersebut bakal bertemu di tempat yang sakral. Tempat sakral itu, kata dia, menjadi lokasi yang akan menjadi kenangan luar biasa bagi Megawati dan Prabowo.

“Tempatnya yang terbaik, percaya saya, tempat yang sakral dan bagi kedua beliau adalah tempat yang punya memori yang luar biasa, sehingga bapak Prabowo-Megawati. Bertemunya menurut gua dalam suasana yang santai, penuh kenangan,” pungkas Said.

Back to top button