Luhut ke Prabowo: Jangan Bawa Orang ‘Toxic’ ke Kabinet
TINJAU.ID – Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan telah memberikan pesan kepada presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto untuk tidak memilih orang yang toxic untuk masuk ke dalam kabinetnya.
“Kepada presiden terpilih [Prabowo Subianto], saya katakan jangan membawa orang-orang toxic ke dalam pemerintahan anda karena itu akan sangat merugikan kita,” ujar Luhut dalam agenda Jakarta Futures Forum, Jumat (3/5/2024).
Dalam kaitan itu, Luhut percaya bahwa Prabowo bakal memberikan kontribusi yang banyak kepada Indonesia.
Dirinya mengatakan telah mengenal Prabowo sejak 40 tahun dan menganggap presiden terpilih itu memiliki motif (drive) yang baik untuk Indonesia.
“Dengan presiden terpilih juga saya cukup percaya diri. Saya mengenalnya lebih dari 40 tahun dan menurut saya drive-nya juga sangat bagus. Jangan ragu tentang ini,” ujar Luhut.
“Indonesia akan menjadi jauh lebih baik dalam waktu dekat. Pada 2045, kita akan menjadi negara dengan perekonomian terbesar keempat di dunia.”
Dilaporkan Bloomberg, Prabowo mengincar mantan bankir sebagai menteri keuangannya, sementara ia mencari teknokrat yang dapat mengamankan pendanaan untuk janji-janji kampanyenya sambil menjunjung kehati-hatian fiskal.
Prabowo, yang menyatakan kemenangan dalam pemilihan presiden baru-baru ini, sedang mempertimbangkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo, Ketua Regulator Keuangan Mahendra Siregar, dan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Royke Tumilaar sebagai kandidat potensial, menurut sumber yang akrab dengan masalah tersebut.









