TinjauAds
Lintas BatasPilihan Redaksi

Kamala Harris dan Kampanye Lawan Perubahan Iklim

Dibaca dalam waktu50 Detik

TINJAU, Washington DC – Wakil Presiden AS Kamala Harris berkomitmen untuk melakukan “tindakan tegas” terhadap perubahan iklim, seorang penasihat calon presiden mengatakan pada Konvensi Nasional Partai Demokrat Rabu waktu setempat.

Harris berencana untuk memprioritaskan pembangunan ekonomi energi bersih, mengurangi emisi, melindungi kesehatan masyarakat, memastikan keamanan energi, serta “meminta pertanggungjawaban para pencemar,” ujar Ike Irby, seorang penasihat senior Harris dalam sebuah pertemuan Democratic National Convention’s Environmental & Climate Crisis Council. 

Harris, dalam kampanye kepresidenannya yang berlangsung singkat pada tahun 2019, mengajukan rencana iklim senilai US$10 triliun demi penciptaan 100% listrik bersih dari karbon pada tahun 2030.

Rencana dalam kampanye hijau Harris lainnya adalah terkait harga emisi karbon dan penghentian sewa bahan bakar fosil baru di lahan publik.

Namun, atas rencana terbaru Kamala belum memberikan banyak rincian tentang rencana iklim dan energinya kali ini.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Irby mengatakan bahwa Harris dan calon wakil presidennya, Gubernur Minnesota Tim Walz, “berkomitmen melanjutkan kemajuan yang telah dicapai” selama pemerintahan Presiden Joe Biden, termasuk penekanan pada perluasan perlindungan terhadap lahan publik dan keadilan lingkungan.

Back to top button