Tolak RUU Reformasi Gender, Inggris vs Skotlandia Meningkat
Tolak RUU Reformasi Gender, benturan antara Inggris dan Skotlandia meningkat. Penolakan ini meningkatkan eskalasi politik antara Inggruis dan Skotlandia di seputar isu pembebasan Skotlandia.
London – Pemerintah Inggris telah menolak untuk mengesahkan RUU Reformasi Gender dari Dewan Perwakilan Skotlandia. RUU ini adalah perangkat hukum untuk mempermudah warga Skotlandia mengganti gender tanpa analisa medis. Penolakan ini menambah eskalasi di seputar perdebatan pembebasan wilayah Skotlandia dari Inggris yang selalu menemui kebuntuan.
Melansir berita CNN, Rabu (18/1/23), Sekretaris Negara Skotlandia, Alister Jack, mewakili pemerintah mengungumkan pada Senin (16/1/23) bahwa Westminster telah mengambil langkah yang sangat tidak biasa.
Sebelumnya, pemerintah Inggris menolak RUU karena mengkhawatirkan dampak RUU terhadap keseluruhan hukum kesetaraan di Inggris.
Penolakan RUU ini telah menimbulkan kritikan tajam dari Menteri Utama Skotlandia, Nicola Sturgeon, kepada Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak. Sturgeon menganggap bahwa keputusan ini sebagai ‘serangan frontal’ terhadap parlemen Skotlandia.
“Ini adalah serangan frontal penuh terhadap Parlemen Skotlandia kami yang terpilih secara demokratis, dan kemampuannya untuk membuat keputusan sendiri mengenai masalah-masalah yang ada,” kata Sturgeon, pemimpin Partai Nasional Skotlandia (SNP), dalam pernyataannya di Twitter, Senin (16/1/23)
Bentrokan pemenuhan hak bagi transgender di Skotlandia akan menjadi ujian keseimbangan konstitusional antara Edinburgh vs London (Holyrood dan Westminster)
Para pendukung melihat bahwa RUU Reformasi memberikan jalan pada pengakuan hak transgender dan tidak menimbulkan ancaman apa pun bagi konstitusi Inggris. Jika RUU Reformasi Gender menjadi UU, Skotlandia akan menjadi negara persemakmuran pertama yang mendukung hal tersebut. Dan hal ini terlihat sebagai kemajuan dalam kesetaraan gender di wilayah kekuasaan Inggris.
Para pengamat di berbagai media melihat bentrokan RUU Reformsi kemungkinan akan memicu pertarungan hukum antara Edinburgh dan London.
Akhir-akhir ini, hubungan antara SNP dan pemerintah Konservatif Inggris membeku karena adanya perdebatan soal kemerdekaan Skotlandia.
Editor: Michael Ckow









