Trump: Xi Jinping Tidak Akan Invansi Taiwan

TINJAU, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuturkan Presiden China Xi Jinping pernah menyampaikan kepadanya bahwa Beijing tidak akan menginvansi Taiwan selama dirinya masih menjabat sebagai presiden AS.
Dalam wawancara dengan Fox News saat menuju pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membahas gencatan senjata lebih dari tiga tahun setelah invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina, Trump menegaskan bahwa para pemimpin dunia termasuk Xi tidak akan berani mengambil langkah semacam itu ketika dia berkuasa.
“Saya yakin hal itu tidak mungkin terjadi selama saya ada di sini,” kata Trump.
“Dia tidak akan pernah melakukannya selama Anda presiden, begitu kata Presiden Xi kepada saya.”
AS sejak lama berupaya mencegah Beijing melakukan aksi militer untuk memaksakan penyatuan Taiwan dengan China melalui kekuatan militer.
Kendati AS merupakan pemasok utama peralatan militer bagi Taipei, Washington secara tradisional menghindari memberikan jaminan keamanan eksplisit, dengan tetap mempertahankan kebijakan strategic ambiguity.
Undang-Undang Hubungan Taiwan 1979 mengamanatkan AS menyediakan sumber daya bagi Taiwan untuk mempertahankan diri dan menentang perubahan status secara sepihak, namun tidak secara eksplisit menyebutkan bahwa AS akan ikut campur tangan.
Dalam masa kampanye, Trump sempat menyatakan dalam wawancara dengan Bloomberg News bahwa Taiwan “seharusnya membayar kita untuk pertahanan.”









