Aktivis Anti Vaksin Amerika Serikat Ditunjuk Trump Jadi Menkes

TINJAU, Jakarta – Presiden terpilih Donald Trump telah menunjuk Robert F. Kennedy Jr., seorang advokat lingkungan dan skeptis terhadap vaksin, untuk menjadi Menteri Kesehatan (Menkes) memimpin Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS).
Kennedy, yang membatalkan kampanye presiden independennya pada Agustus 2024 dan mendukung Trump, telah menyatakan komitmennya untuk memprioritaskan perjuangan melawan penyakit kronis. Namun sikapnya terhadap vaksin membedakannya dari para pemimpin HHS sebelumnya. Tuan Kennedy kerap menentang mandat vaksin.
“Kennedy akan mengembalikan lembaga-lembaga ini ke tradisi penelitian ilmiah berstandar emas, dan menjadi mercusuar transparansi, untuk mengakhiri epidemi penyakit kronis, dan menjadikan Amerika Hebat dan Sehat Kembali!” ujar Trump, seperti dikutip AFP, Jumat (15/11/2024).
Siapa Robert F Kennedy Jr?
Robert F.Kennedy Jr. lahir pada 17 Januari 1954 di Washington, Amerika Serikat (AS). Dia adalah anak ketiga dari sebelas bersaudara dari mantan Jaksa Agung AS Robert F. Kennedy dan Ethel Skakel Kennedy. Ia juga keponakan mantan Presiden John F. Kennedy. Ayah dan pamannya dibunuh pada 1960-an.
Ia belajar di Universitas Harvard, kuliah di London School of Economics, dan memperoleh gelar sarjana hukum dari Universitas Virginia. Kemudian, ia menyelesaikan gelar Magister Hukum Lingkungan dari Fakultas Hukum Universitas Pace di mana ia ikut mendirikan Klinik Litigasi Lingkungan dan bertugas di fakultas tersebut selama lebih dari 30 tahun.
Pada 1980-an, Kennedy mendirikan Waterkeeper Alliance, organisasi yang berfokus pada advokasi air bersih, di mana ia bekerja sebagai ketua dan pengacara.
Karyanya memulihkan Sungai Hudson di New York membuatnya mendapatkan gelar “Pahlawan untuk Planet” dari Majalah TIME dan membantu menciptakan lebih dari 300 kelompok Waterkeeper serupa di seluruh dunia.
Ia juga memainkan peran penting dalam perjanjian daerah aliran sungai di Kota New York, yang kini dipandang sebagai contoh global pembangunan berkelanjutan.
Kennedy mendirikan Children’s Health Defense untuk mengatasi masalah kesehatan dan paparan berbahaya, serta menjabat sebagai ketua dan penasihat utama.
Selain mengaku mendukung keamanan vaksin, ia juga kedapatan menyebarkan teori palsu, seperti vaksin yang menyebabkan autisme dan Covid-19 menyasar kelompok etnis tertentu. Sebelum pandemi Covid-19, Kennedy sudah memimpin kampanye menentang vaksin dan berkolaborasi dengan kelompok anti vaksin.
Organisasinya juga telah mengajukan tuntutan hukum terhadap outlet berita, menuduh mereka bias terhadap pandangan anti vaksin. Penelitian menunjukkan akun X miliknya adalah sumber utama misinformasi vaksin.
Kennedy juga telah bertemu dengan para aktivis anti-vaksin dan mendukung literatur anti vaksin, meskipun terdapat bukti vaksin aman dan diperlukan untuk kesehatan masyarakat.
Beberapa kemenangan hukum Kennedy termasuk kasus terhadap Monsanto pada 2018 dan DuPont pada 2019 karena kontaminasi, yang menginspirasi film Dark Waters. Dia juga mengadvokasi kelompok masyarakat adat di Amerika Utara dan Selatan.
Kennedy telah menulis beberapa buku, termasuk buku terlaris Crimes Against Nature (2005) dan The Real Anthony Fauci (2021). Dia juga menulis buku anak-anak tentang sejarah Amerika dan Santo Fransiskus dari Assisi.
Robert F Kennedy Jr menikah dengan aktris Cheryl Hines dan memiliki tujuh anak dari tiga pernikahan.









