TinjauAds
Lintas Batas

Dari Peru, Babak Baru Relasi Indonesia dan Australia

Dibaca dalam waktu1 Menit, 39 Detik

TINJAU, Lima – Presiden Prabowo Subianto Djojohadikusumo sarapan bersama dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Lima, Peru.  Keduanya bertemu di sebuah hotel yang menjadi tempat menginap Prabowo selama menghadiri KTT APEC. 

Prabowo tercatat menyambut kedatangan Albanese sekitar pukul 09.25 waktu setempat. Keduanya kemudian nampak terlibat pembicaraan hangat sambil menikmati santap pagi di restoran tersebut.

Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi kedua pemimpin untuk mempererat hubungan diplomatik sekaligus memperkuat kerja sama di berbagai bidang strategis antara Indonesia dan Australia.

Dalam pertemuan tersebut, Albanese mengapresiasi langkah geopolitik global Presiden Prabowo yang melakukan kunjungan perdana luar negeri-nya ke Tiongkok dan AS sekaligus. Dia juga berharap agar hubungan dan kerja sama Indonesia-Australia semakin erat, terutama di bidang pertanian, pendidikan dan kesehatan.

“Saya ingin melihat lebih banyak kerja sama antara kedua negara kita. Saya berharap hubungan ini akan menjadi semakin kuat di masa depan,” ujar Albanese dikutip dari laman Sekretariat Presiden, Jumat (15/11/2024).

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Prabowo juga mengungkap komitmen Indonesia memperkuat kerja sama dengan salah satu tetangganya tersebut. Dia pun ingin terus meningkatkan kerja sama dengan Australia di berbagai bidang. Selain itu, dia juga mengajak Australia untuk menjalin hubungan baik dan kerja sama dengan negara lainnya.

“Kami menganggap Australia sebagai sahabat baik Indonesia. Kami ingin semakin mempererat kerja sama di berbagai bidang, termasuk partisipasi Australia dalam perekonomian Indonesia,” ujar Prabowo.

“Secara keseluruhan, saya pikir kita telah mengelola hubungan antara kita dengan sangat baik. Dan saya ingin meningkatkan semua hubungan dengan negara-negara tetangga di sekitar kita.”

Selain kerja sama, keduanya juga membahas soal pelantikan Prabowo sebagai Presiden Indonesia periode 2024-2029.  Prabowo membukanya dengan mengucapkan terima kasih hadirnya perwakilan Australia dalam acara inagurasinya sebagai presiden, 20 Oktober lalu.

Albanese pun menyampaikan ucapan atas kemenangan Prabowo pada Pemilu 2024 dan pelantikannya sebagai presiden RI ke-8. Dia pun mengungkap alasan tak bisa hadir di Jakarta dengan alasan harus ikut dalam acara kunjungan Raja Inggris.

“Terima kasih banyak atas undangan untuk bertemu pagi ini. Sekali lagi, selamat atas kemenangan Anda dalam pemilu,” ucap Albanese.

Back to top button