TinjauAds
Lintas BatasPilihan Redaksi

Penembakan di Bandara Malaysia, Pelaku Masih Buron

Dibaca dalam waktu1 Menit, 9 Detik

TINJAU.ID – Penembakan terjadi di ruang kedatangan bandara terbesar di Malaysia dan melukai satu orang. Pemerintah pun memperketat pengawasan di perbatasannya, dan akan meninjau protokol keamanan bandara.

Menurut keterangan pihak kepolisian, pelaku melepaskan dua tembakan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (Kuala Lumpur International Airport/KLIA) sekitar pukul 1:30 pagi pada Minggu 14 April 2024. Berdasarkan laporan media lokal, penegak hukum sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka, yang kabur ke arah parkiran mobil.

Kepala Kepolisian Selangor, Hussein Omar Khan, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa insiden tersebut bersifat pribadi dan tidak terkait dengan terorisme. Polisi mengklasifikasikan kasus ini sebagai percobaan pembunuhan.

Media lokal melaporkan bahwa polisi telah mengidentifikasi tersangka sebagai Hafizul Harawi, yang pernah berurusan dengan hukum sebelumnya. Dia muncul di ruang kedatangan Terminal 1 KLIA berniat membunuh istrinya yang sedang dalam proses cerai, Farah Md Isa, yang sedang menunggu kepulangan jamaah haji. Wanita tersebut dilaporkan memiliki biro travel.

Pihak kepolisian mengatakan salah satu tembakan yang dilepaskan Hafizul mengenai seorang pria lokal yang dipekerjakan sang istri sebagai pengawalnya. Peristiwa itu terjadi pada akhir pekan setelah Idul Fitri, saat banyak orang Malaysia bepergian.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Dilaporkan media lokal, Hafizul dan Farah sedang dalam proses perceraian. Kepada surat kabar The Star pada hari Minggu, perwakilan kepolisian mengatakan bahwa dua laporan tuduhan intimidasi kriminal terhadap Hafizul sebelumnya telah diajukan kepada pihak berwenang. Mereka juga mengatakan bahwa polisi di sepanjang perbatasan Malaysia telah disiagakan dan keamanan bandara akan ditinjau.

Back to top button