TinjauAds
Lintas BatasPilihan Redaksi

Ada Apa? Honda PHK 2.000-an Karyawan, Stop 3 Pabriknya di China

Dibaca dalam waktu1 Menit, 14 Detik

TINJAU, Guangzhou –  Honda Motor Co memangkas jumlah pekerja dan menghentikan produksi di tiga pabriknya di China, karena perusahaan itu berupaya memangkas persediaan dan berupaya mengubah strategi secara lebih luas di Negeri Panda, yang notabene pasar mobil terbesar di dunia.

Menurut laporan media lokal, produsen mobil Jepang itu menawarkan paket pesangon kepada lebih dari 2.000 pekerja di perusahaan patungannya dengan Dongfeng Motor Group Co, milik negara China.

Optimalisasi staf tersebut merupakan bagian dari strategi untuk memastikan operasi yang berkelanjutan dan mempercepat transisinya ke kendaraan listrik, kata Dongfeng Honda dalam sebuah pernyataan melalui media sosial pada Selasa.

Produksi di tiga pabrik telah ditangguhkan selama sekitar dua pekan sejak 26 Agustus untuk mengurangi persediaan, kata Honda dalam sebuah pernyataan pada Rabu.

Honda menolak berkomentar tentang pemutusan hubungan kerja (PHK) tersebut, sementara Dongfeng tidak segera menanggapi permintaan komentar pada hari Rabu.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Transisi cepat industri otomotif menuju kendaraan listrik dan persaingan ketat di China telah merugikan penjualan dan pendapatan produsen mobil asing, termasuk Jepang, Amerika, dan Jerman. Penjualan Honda di China anjlok 21,48% pada paruh pertama tahun 2024.

Untuk bergerak menuju elektrifikasi, Honda akan mengurangi produksi mobil berbahan bakar bensin. Produsen mobil Jepang itu juga memiliki usaha patungan lain dengan Guangzhou Automobile Group, yang juga memangkas pekerja awal tahun ini, menurut media China.

Permintaan kendaraan berbahan bakar bensin di China telah menurun sementara permintaan kendaraan listrik dan hibrida terus meningkat. Penjualan mobil berbahan bakar bensin konvensional turun 15% dalam delapan bulan pertama tahun ini, menurut Asosiasi Mobil Penumpang China.

Back to top button