TinjauAds
Lintas BatasPilihan Redaksi

Raja Malaysia soal Kaus Kaki Lafaz Allah: Hari Raya, Berikan Maaf

Dibaca dalam waktu1 Menit, 5 Detik

TINJAU.ID – Raja Malaysia Sultan Ibrahim Iskandar mengimbau masyarakat saling memaafkan di tengah ricuh sebuah toko menjual kaus kaki berlafaz Allah. 

Pesan itu disampaikan Sultan sembari menasihati para pemimpin negaranya untuk tidak memberikan ‘pandangan ekstrem’ mengenai isu-isu yang berkaitan dengan ras dan agama. Dia berupaya mengakhiri ketegangan yang disebabkan oleh penjualan kaus kaki bertuliskan “Allah”.

“Menjelang Hari Raya, saling memaafkan dan membuka halaman baru,” kata Sultan Ibrahim.

Sultan Ibrahim bertemu dengan perwakilan dari Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) dan Partai Aksi Demokratik (PAD– keduanya merupakan bagian dari koalisi Perdana Menteri Anwar Ibrahim – untuk membahas perkembangan terkini “mengenai sensitivitas agama dan ras,” menurut postingan Facebook raja.

Para pemimpin politik yang mayoritas penduduknya warga China berselisih setelah UMNO terus memboikot jaringan supermarket tempat kaus kaki itu ditemukan.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Serangan bom bensin yang terjadi selanjutnya di tiga toko KK Super Mart telah meningkatkan kemarahan publik dan memberikan tekanan pada pemerintahan koalisi Anwar yang rapuh.

Ketua Pemuda UMNO Akmal Saleh, yang memimpin protes terhadap supermarket tersebut, mengatakan dia akan “mengindahkan” nasihat Raja demi kepentingan keharmonisan nasional. Dia tidak merinci apakah dia akan menghentikan seruan boikot.

Pihak berwenang telah mendakwa pemilik KK Mart atas pelanggaran tersebut. Mereka juga menyelidiki pengecer sepatu lokal Vern’s Holding Sdn. atas insiden terpisah, dimana logo pada beberapa solnya diduga menyerupai kata “Allah” dalam tulisan Arab.

Back to top button