TinjauAds
HeadlineLintas Batas

Trump Kembali Pimpin Amerika Serikat, Harris Terima Kekalahan

Dibaca dalam waktu7 Menit, 29 Detik

TINJAU, Jakarta – Para pemimpin dunia memberikan ucapan selamat kepada Donald Trump setelah ia memenangkan pemilihan umum AS, yang menandai akhir dari salah satu kampanye paling bergejolak dalam sejarah politik modern. Trump berhasil mengalahkan penantangnya, Kamala Harris dari Partai Demokrat, dalam pemilihan yang penuh ketegangan.

Kemenangan Trump mencerminkan kebangkitan politik yang dramatis. Empat tahun lalu, ia meninggalkan Gedung Putih dalam keadaan terpuruk setelah segerombolan pendukungnya menyerbu Gedung Capitol AS dalam upaya untuk membatalkan kekalahannya dalam pemilihan atas Joe Biden. Namun, dalam pemilihan kali ini, pemilih yang merasakan dampak inflasi tinggi akhirnya menolak Harris, yang berusaha menjadi pemimpin perempuan pertama Amerika Serikat.

Dengan kemenangan ini, Trump berjanji akan membawa perubahan besar yang dapat mengguncang perdagangan global dan politik dunia. Ia mengancam akan menerapkan tarif 60% untuk China dan hingga 20% untuk negara-negara lain, berjanji untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina “dalam 24 jam” kemungkinan dengan konsesi untuk Kyiv, serta menyerukan deportasi lebih dari 11 juta imigran ilegal dari AS.

Berikut adalah beberapa reaksi dari para pemimpin dunia:

Narendra Modi, Perdana Menteri India:

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Selamat yang sebesar-besarnya, sahabatku @realDonaldTrump, atas kemenangan pemilu bersejarah Anda. Saya berharap dapat memperbarui kolaborasi kita untuk lebih memperkuat Kemitraan Global dan Strategis Komprehensif India-AS. Bersama-sama, mari kita bekerja untuk kemajuan rakyat kita dan untuk mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran global.”

Volodymyr Zelenskiy, Presiden Ukraina:

“Selamat kepada @realDonaldTrump atas kemenangan pemilunya yang mengesankan! Saya teringat pertemuan hebat dengan Presiden Trump pada bulan September, ketika kami membahas secara rinci kemitraan strategis Ukraina-AS, Rencana Kemenangan, dan cara-cara untuk mengakhiri agresi Rusia terhadap Ukraina.”

“Keteguhan Presiden Trump terhadap pendekatan ‘perdamaian melalui kekuatan’ adalah prinsip yang praktis untuk membawa perdamaian yang adil di Ukraina. Kami berharap dapat mewujudkannya bersama-sama,” kata Zelenskiy.

Nayib Bukele, Presiden El Salvador:

“Selamat kepada Presiden Terpilih Amerika Serikat, @realDonaldTrump. Semoga Tuhan memberkati dan membimbing Anda.”

Keir Starmer, Perdana Menteri Inggris:

“Selamat kepada Presiden terpilih @realDonaldTrump atas kemenangan pemilihan bersejarah Anda. Saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda di tahun-tahun mendatang.”

Viktor Orban, Perdana Menteri Hungaria:

“Kembalinya Trump ke kancah politik terbesar dalam sejarah AS! Selamat kepada Presiden @realDonaldTrump atas kemenangan besarnya. Kemenangan yang sangat dibutuhkan bagi Dunia!”

Anthony Albanese, Perdana Menteri Australia:

Dalam sebuah pernyataan, Albanese mengatakan bahwa ia akan “bekerja sama erat” dengan pemerintahan Trump untuk “mewujudkan manfaat dari kemitraan ekonomi kita yang kuat.”

“Australia dan Amerika adalah sekutu lama dan kita adalah sahabat sejati,” tambahnya. “Saya berharap dapat berbicara dengan Presiden Trump dan bekerja dengannya demi kepentingan terbaik kedua negara kita.”

Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa:

“Saya mengucapkan selamat kepada Donald J. Trump. UE dan AS lebih dari sekadar sekutu. Kita terikat oleh kemitraan sejati antara rakyat kita, yang menyatukan 800 juta warga negara. Jadi, mari kita bekerja sama dalam agenda transatlantik yang kuat yang terus memberikan hasil bagi mereka.”

Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel:

“Donald dan Melania Trump yang terhormat, Selamat atas kebangkitan terbesar dalam sejarah! Kembalinya Anda yang bersejarah ke Gedung Putih menawarkan awal baru bagi Amerika dan komitmen ulang yang kuat terhadap aliansi besar antara Israel dan Amerika.”

Harris Terima Kekalahan dari Trump, Janjikan Transisi Damai

Kamala Harris mengajak para pendukungnya untuk menerima kekalahan dalam pemilu AS 2024 dari Presiden terpilih Donald Trump. Meski mengakui kekalahan, ia mendesak para pendukung untuk terus memperjuangkan nilai-nilai yang menjadi fondasi kampanyenya.

“Saya tahu banyak orang merasakan berbagai emosi saat ini. Saya mengerti. Namun kita harus menerima hasil pemilihan ini,” kata Harris pada Rabu (06/11/2024) di Howard University, Washington, dalam pernyataan publik pertamanya sejak Trump berhasil melakukan salah satu kebangkitan politik paling luar biasa dalam sejarah AS.

“Sebelumnya, saya telah berbicara dengan Presiden terpilih Trump dan mengucapkan selamat atas kemenangannya,” tambahnya. “Saya juga memberi tahu bahwa kami akan mendukung transisi kekuasaan dengan damai.”

Meski mengakui kekalahannya, Harris menekankan bahwa dia tidak akan menyerah pada cita-cita yang ia perjuangkan dalam kampanyenya. “Hasil pemilihan ini bukan yang kita harapkan,” katanya. “Namun ingat, cita-cita dan harapan yang dijanjikan Amerika tetap bersinar selama kita terus berjuang.”

Presiden Joe Biden turut menegaskan komitmennya untuk mendukung transisi yang lancar. Ia juga menghubungi Trump, menawarkan undangan bertemu di Gedung Putih dalam waktu dekat. Biden berencana memberikan pidato terkait hasil pemilu dan transisi pada hari Kamis (07/11/2024).

Pidato Harris dihadiri sejumlah tokoh terkemuka dari Partai Demokrat, seperti Ketua Komite Nasional Demokrat Jaime Harrison dan mantan Ketua DPR Nancy Pelosi. Kehadiran mereka menjadi simbol refleksi diri bagi partai setelah kekalahan telah dalam pemilu ini.

Kemenangan Trump sebagai presiden AS ke-47 mencerminkan keberhasilannya memenangkan beberapa negara bagian penentu dan membantu partainya merebut kembali kendali Senat. Kendali DPR masih belum dipastikan, dengan beberapa pemilihan belum bisa diprediksi, tetapi harapan Partai Demokrat untuk merebut kembali kursi tersebut semakin tipis.

Harris, sebagai wakil presiden AS saat ini, nantinya akan mengawasi sertifikasi kemenangan Trump oleh Kongres pada bulan Januari, sebuah proses yang pada tahun 2021 diwarnai kerusuhan di Capitol oleh para pendukung Trump. Harris memberikan pidato penutup kampanyenya pekan lalu dari Ellipse dekat Gedung Putih, lokasi di mana Trump berbicara kepada pendukungnya menjelang kerusuhan 6 Januari 2021.

Kekalahan ini sekaligus mengakhiri kampanye penuh tantangan bagi Harris, wakil presiden perempuan pertama AS, yang berupaya membuat sejarah dengan menjadi presiden perempuan pertama. Harris hanya memiliki waktu kampanye selama 107 hari, terpaksa menggenjot operasi kampanye setelah Biden mundur dari pencalonan dan mendukungnya.

Meski mejadi bagian dari pemerintahan petahana, Harris mendorong pemilih untuk memulai babak baru. Namun, ia tidak dapat lepas dari hambatan karena frustrasi pemilih terhadap kinerja Biden, terutama terkait inflasi yang tinggi dan peningkatan imigran di perbatasan AS-Meksiko.

Trump berhasil memanfaatkan kekhawatiran tersebut dalam kontestasi yang sangat memecah belah, sebuah kampanye yang belum pernah terjadi sebelumnya di mana ia selamat dari dua percobaan pembunuhan dan tantangan hukum, termasuk menjadi mantan presiden pertama yang dihukum karena kejahatan berat. Trump menunjukkan performa yang lebih baik di beberapa wilayah dan kelompok pemilih dibandingkan kampanyenya pada 2020, mengakhiri kebangkitan politik yang mengesankan.

Sepanjang kampanyenya, Harris fokus menarik pemilih perempuan, berjanji mengembalikan hak aborsi federal setelah keputusan Mahkamah Agung yang membatalkan Roe v. Wade. Namun, upayanya gagal mengimbangi penurunan dukungan Biden di kalangan perempuan.

Prabowo Ucapkan Selamat untuk Trump, Siap Pererat Hubungan RI-AS

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat ke-47. Hal tersebut disampaikan melalui akun X resmi milik Prabowo, yang mengungkap harapannya untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan AS.

“Saya sampaikan ucapan selamat yang tulus kepada Donald Trump atas terpilihnya sebagai presiden ke-47 Amerika Serikat. Indonesia dan Amerika Serikat merupakan mitra strategis yang memiliki hubungan yang kuat dan luas,” tulis Prabowo.

“Saya berharap dapat bekerja sama secara erat dengan Anda dan pemerintahan Anda untuk memperkuat kemitraan ini demi perdamaian dan stabilitas global,” lanjutnya.

Trump kembali terpilih menjadi Presiden AS setelah meraih lebih dari 270 suara Electoral CollegeTrump berhasil mengalahkan Kamala Harris, kandidat dari Partai Demokrat, dengan mengangkat isu harga yang tinggi serta klaimnya tentang peningkatan kejahatan akibat imigrasi ilegal yang tidak terbukti.

Harris, di sisi lain, mengakui kekalahan terhadap Trump dan menjanjikan transisi kekuasaan yang damai.

“Sebelumnya, saya telah berbicara dengan Presiden terpilih Trump dan mengucapkan selamat atas kemenangannya,” tambahnya. “Saya juga memberi tahu bahwa kami akan mendukung transisi kekuasaan dengan damai.”

Presiden Joe Biden turut menegaskan komitmennya untuk mendukung transisi yang lancar. Ia juga menghubungi Trump, menawarkan undangan bertemu di Gedung Putih dalam waktu dekat.

Back to top button