
TINJAU, Vatikan – Vatikan mengonfirmasi bahwa 250.000 orang menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di dan sekitar Lapangan Santo Petrus pada Sabtu (26/4/2025). Misa pemakaman Paus Fransiskus baru saja selesai, dan peti jenazah Paus dibawa dalam prosesi lambat menuju Gereja Santa Maria Maggiore di Roma untuk dimakamkan.
Dilansir dari BBC, prosesi ini menempuh perjalanan sejauh 6 km melintasi Sungai Tiber. Perjalanan peti jenazah akan melalui pusat kota Roma, melewati Piazza Venezia, dan menyeberangi Colosseum sebelum akhirnya berbelok ke utara menuju Gereja Santa Maria Maggiore.
Masyarakat hanya diperbolehkan mengikuti prosesi dari balik penghalang jalan dan tidak dapat berada langsung di belakang arak-arakan.
Untuk memastikan kelancaran prosesi, sekitar 3.000 relawan telah ditempatkan di sepanjang rute untuk memberikan petunjuk arah, bantuan medis, dan air bagi para peziarah yang hadir, menurut pejabat setempat.
Sementara itu, meskipun banyak orang berkumpul di luar gereja, pemakaman di dalam gereja akan dilakukan secara tertutup untuk umum.
Deretan Pemimpin Dunia yang Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus
Tokoh pemimpin negara di seluruh dunia menghadiri agenda pemakaman Paus Fransiskus pada hari ini, Sabtu (26/4/2025) pukul 10.00 pagi waktu setempat di Lapangan Santo Petrus Vatikan.
Dari Indonesia, Presiden Prabowo Subianto mengutus empat orang untuk menghadiri agenda tersebut, termasuk Presiden ke-7 Joko Widodo. Selain Jokowi, Prabowo juga mengutus Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono; mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Panitia Penyambutan Paus ke Indonesia Ignasius Jonan; hingga Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa empat utusan Prabowo Subianto yang diamanatkan menghadiri pemakaman Paus Fransiskus, telah sampai di Roma pada Kamis (24/4/2025) malam.
Di antara ratusan ribu pelayat, terlihat Presiden RI Ke-7, Joko Widodo duduk di deretan depan pemimpin negara di altar Lapangan St. Petrus Vatikan.
Berikut ini daftar pemimpin dunia yang sejauh ini mengatakan akan menghadiri pemakaman Paus Fransiskus pada Sabtu di Lapangan Santo Petrus:
Albania – Presiden Bajram Bega.
Angola – Presiden Joao Lourenco.
Argentina – Presiden Javier Milei.
Austria – Presiden Alexander Van Der Bellen, Kanselir Christian Stocker.
Bangladesh – Penasihat Utama (Pemimpin Sementara) Muhammad Yunus.
Belgia – Raja Philippe Dan Ratu Mathilde, Perdana Menteri Bart De Wever.
Inggris – Pangeran William Dan Perdana Menteri Keir Starmer.
Brasil – Presiden Luiz Inacio Lula Da Silva dan Ibu Negara Janja Lula Da Silva.
Bulgaria – Perdana Menteri Rossen Jeliazkov.
Republik Afrika Tengah – Presiden Faustin-Archange Touadera.
Kroasia – Presiden Zoran Milanovic.
Siprus – Presiden Nikos Christodoulides.
Republik Demokratik Kongo – Presiden Felix Tshisekedi.
Republik Ceko – Perdana Menteri Petr Fiala.
Republik Dominika – Presiden Luis Abinader.
Estonia – Presiden Alar Karis.
Uni Eropa – Presiden Komisi Ursula Von Der Leyen, Presiden Dewan Antonio Costa, Presiden Parlemen Roberta Metsola.
Timor Timur – Presiden Jose Ramos-horta.
Ekuador – Presiden Daniel Noboa.
Finlandia – Presiden Alexander Stubb.
Prancis – Presiden Emmanuel Macron.
Gabon – Presiden Brice Oligui Nguema.
Jerman – Presiden Frank-walter Steinmeier dan Kanselir yang akan lengser Olaf Scholz.
Georgia – Presiden Mikheil Kavelashvili.
Yunani – Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis.
Honduras – Presiden Xiomara Castro.
Hungaria – Presiden Tamas Sulyok, Perdana Menteri Viktor Orban.
Islandia – Presiden Halla Tomasdottir.
Italia – Presiden Sergio Mattarella Dan Perdana Menteri Giorgia Meloni.
Irlandia – Presiden Michael D. Higgins, Perdana Menteri Micheal Martin.
India – Presiden Droupadi Murmu.
Indonesia – Presiden ke-7 Joko Widodo.
Yordania – Raja Abdullah dan istrinya Ratu Rania.
Kenya – Presiden William Ruto.
Latvia – Presiden Edgars Rinkevics.
Lebanon – Presiden Joseph Aoun.
Lesotho – Raja Letsie III.
Lituania – Presiden Gitanas Nauseda.
Luksemburg – Perdana Menteri Luc Frieden.
Makedonia – Presiden Gordana Siljanovska-Davkova.
Madagaskar – Presiden Andry Rajoelina.
Malta – Presiden Myriam Spiteri Debon.
Moldova – Presiden Maia Sandu.
Monaco – Pangeran Albert Dan Istrinya Putri Charlene.
Montenegro – Presiden Jakov Milatovic.
Maroko – Perdana Menteri Aziz Akhannouch.
Mozambik – Presiden Daniel Chapo.
Belanda – Perdana Menteri Dick Schoof.
Selandia Baru – Perdana Menteri Christopher Luxon.
Norwegia – Putra Mahkota Haakon Dan Putri Mahkota Mette-marit.
Palestina – Perdana Menteri Mohamed Mustafa.
Filipina – Presiden Ferdinand Marcos Jr.
Polandia – Presiden Andrzej Duda.
Portugal – Presiden Marcelo Rebelo De Sousa Dan Perdana Menteri Luis Montenegro.
Qatar – Perdana Menteri Sheikh Mohammed Bin Abdulrahman Al Thani.
Rumania – Presiden Sementara Ilie Bolojan.
Serbia – Perdana Menteri Djuro Macut.
Seychelles – Presiden Wavel Ramkalawan.
Sierra Leone – Presiden Julius Maada Bio.
Spanyol – Raja Felipe Dan Ratu Letizia.
Slovakia – Presiden Peter Pellegrini.
Slovenia – Presiden Natasa Pirc Musar.
Swedia – Raja Carl Xvi Gustaf, Ratu Silvia, dan Perdana Menteri Ulf Kristersson.
Swiss – Presiden Karin Keller-sutter.
Togo – Presiden Faure Gnassingbe.
Ukraina – Presiden Volodymyr Zelenskiy.
Uni Emirat Arab – Presiden Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan.
Perserikatan Bangsa Bangsa – Sekretaris Jenderal Antonio Guterres.
Amerika Serikat – Presiden Donald Trump Dan Ibu Negara Melania Trump.









