
TINJAU.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto buka suara soal kelanjutan program makan siang gratis yang dicanangkan oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Airlangga menyebut program makan siang gratis saat ini sedang dipersiapkan untuk nantinya dilaksanakan. Meskipun begitu, ia menegaskan detil penerapannya masih akan terus dibahas.
“Tentu itu program [makan siang gratis] dipersiapkan juga untuk dilaksanakan,” kata Airlangga saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa (23/4/2024).
Lebih lanjut, rincian penerapan makan siang gratis seperti mekanisme penerapan, hingga penugasan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait masih akan dibahas.
Ia juga menyampaikan, meskipun Bappenas telah menerbitkan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025, tapi didalamnya belum membahas secara rinci terkait program makan siang gratis ini.
“Ini kan semua baru bicara makro dan K/L baru diberikan anggaran masing-masing sesudah itu. Baru ada penyusunan yang lebih detail, teknis belum,” pungkas Airlangga.
Untuk diketahui, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari mengatakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada dua perkara PHPU memperkuat penetapan hasil Pilpres 2024. KPU pun rencananya akan menetapkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2024-2029.
“Penetapan paslon presiden dan wakil presiden terpilih pemilu 2024 yang diagendakan KPU akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 24 April 2024 jam 10.00 WIB dilaksanakan di kantor KPU,” kata Hasyim di Gedung MK, Senin (22/4/2024).
Sebagai tambahan juga, program makan siang gratis telah dipastikan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Pemerintah, melalui kementerian atau lembaga terkait sedang melakukan penyusunan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025, sebagai langkah awal perancangan APBN 2025.
Program makan siang gratis bagi puluhan juta anak sekolah yang diusung oleh Prabowo diprediksi akan menghabiskan biaya mencapai Rp120 triliun. Anggaran ini untuk pelaksanaan hanya pada tahun pertama.
Secara total, program makan siang gratis untuk 82,9 juta anak sekolah itu akan menghabiskan total anggaran sebesar Rp450 triliun selama lima tahun.









