
TINJAU, Jakarta – Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat menyebut masih ada 1.387 orang mengungsi dampak kebakaran di Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, hingga Sabtu (7/6/2025).
Ribuan pengungsi, kata dia, tersebar di 10 tenda pengungsian yang telah didirikan.
“Kami merespons cepat terjadinya kebakaran bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memastikan bantuan makan, minum hingga natura segera terdistribusi,” ujarnya, dikutip keterangan tertulis, Sabtu (7/6/2025).
Hendra menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara juga akan mengerahkan petugas kesehatan ke lokasi-lokasi pengungsian.
“Kami juga akan memastikan kebutuhan sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK) penyintas kebakaran dapat terpenuhi,” terangnya.
Hendra menyampaikan keprihatinan mendalam atas terjadinya musibah kebakaran yang terjadi pada Jumat (6/6) sekitar pukul 12.18 WIB.
“Tentunya kami prihatin dengan musibah kebakaran ini. Kami akan terus bekerja maksimal melakukan penanganan pascakebakaran ini,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran melanda kawasan Kapuk Muara, Jakarta Utara pada Jumat (6/6/2025) menghanguskan kurang lebih 500 unit rumah semi permanen di kawasan padat penduduk tersebut.
Berdasarkan kajian cepat yang dilakukan Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi DKI Jakarta, tiga unit lapak warung dan satu unit gudang turut terdampak insiden ini, selain 500 rumah tersebut.
Meski tak ada korban akibat kebakaran ini, ribuan warga sekitar terkena dampaknya. Tercatat sebanyak kurang lebih 400 kepala keluarga atau sekitar 2.000 orang diungsikan sementara waktu.









