Startup PathGen Asal RI Raih Pendanaan, Kembangkan Uji Molekuler

TINJAU.ID – Startup pengembangan bioteknologi kesehatan, PathGen Diagnostik Teknologi meraih pendanaan dari EastVentures dan Royal Group Indonesia. Hasil penggalangan digunakan startup untuk mendukung penelitian bidang uji molekuler.
Pendanaan yang masuk ke startup PathGen “akan mendukung misi kami dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan mendemokratisasi solusi pengujian molekuler yang sesuai dengan konteks lokal,” kata Co-founder dan CEO PathGen, Susanti.
Uji molekuler bermanfaat untuk menghasilkan deteksi penyakit lebih dini dan mendapatkan pengobatan secara lebih tepat.
Startup yang berdiri empat tahun lalu itu, berambisi mendemokratisasikan solusi genomik di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk Indonesia.
PathGen juga akan menyediakan alat diagnostik molekuler yang terjangkau guna mendeteksi kanker dan berbagai penyakit lainnya. Data global tahun 2020 tercatat kanker menjadi kasus kesehatan global dengan hampir 10 juta berakhir kematian.
Pada bagian lain, sekitar setengah dari seluruh kasus kanker terjadi di negara berkembang dan negara berpendapatan rendah. Di saat yang sama, hanya 15% negara yang memiliki sumber daya yang memadai — Indonesia di angka 18% ketersediaan akses teks kanker molekuler.
“Hal ini disebabkan oleh biaya yang mahal, kompleksitas tes, serta keterbatasan kapasitas manusia dan laboratorium.”
Masih dalam kaitan pengembangan penelitian, pemanfaatan teknologi, dan perluasan pasar, PathGen membuat Next-generation sequencing (NGS). Selain itu, PathGen berinovasi dengan patologi digital dan platform AI untuk meningkatkan akurasi dan presisi diagnostik.
“NGS telah merevolusi genomik yang memungkinkan analisis genom berukuran besar secara cepat dan hemat biaya, dan pada saat yang bersamaan, memfasilitasi pembuatan profil penyakit secara komprehensif. Pendekatan ini mengidentifikasi varian genetik yang berkaitan dengan respons dan metabolisme obat sehingga dapat menghasilkan pengobatan yang terpersonalisasi dengan mengoptimalkan pemilihan dan dosis obat untuk setiap pasien.”
Managing Partner East Ventures, Willson Cuaca, menegaskan dengan PathGen masuk ke dalam ekosistem perusahaan, membawa semangat solusi layanan kesehatan yang semakin mudah diakses oleh pasar.
Irawan Mulyadi, mewakili Royal Group menjelaskan pendanaan perusahaan dimaksudkan untuk mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan lewat pengobatan presisi dan terjangkau.
“Kami akan membawa ahli korporasi dan bisnis kami ke PathGen dan memastikan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dan berdampak,” jelas Irawan.









