TinjauAds
DigitusPilihan Redaksi

Soal AI di Pendidikan, Bill Gates: Pelatihan Guru Terpenting

Dibaca dalam waktu1 Menit, 30 Detik

TINJAU, Jakarta – Bill Gates yang merupakan pendiri Bill Gates Foundation menjawab persoalan terkait seberapa penting Artificial intelligence (AI) di dunia pendidikan. 

“Saya sendiri percaya bahwa, khususnya di tingkat SMA dan perguruan tinggi, akses terhadap alat bantu pembelajaran seperti tutoring berbasis AI akan sangat membantu,” ujar Bill Gates menjawab pertanyaan Arini Subianto yang merupakan pemilik Persada Capital Investama saat berdialog dengan Bill Gates di Istana Negara, Rabu (7/5/2025) siang.

Menurutnya jika dilihat dari data di beberapa negara Asia lain seperti, Singapura dan Vietnam, di mana pendidikan di negara tersebut sudah maju dan diakui.

“Dua contoh terbaik adalah Singapura dan Vietnam. Singapura luar biasa, tentu karena mereka negara kaya dan ada faktor budaya juga, tapi hasil pendidikan mereka benar-benar termasuk yang terbaik di dunia,” ujar Gates.

“Vietnam, jika dilihat dari tingkat pendapatannya, justru merupakan yang terbaik di dunia. Mereka berhasil, dan bukan karena penggunaan teknologi,” tambahnya.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Gates juga menambahkan, hal yang paling penting yang membuat sebuah negara jadi panutan adalah karena mereka melatih gurunya dengan baik, dan memiliki ekspektasi yang sangat tinggi terhadap para guru. 

“Di beberapa negara, posisi politik guru begitu kuat, sehingga saat diminta menerapkan metode yang disebut structured pedagogy atau pengajaran terstruktur, itu sulit diterapkan. Upaya kami di bidang pendidikan sebenarnya hanya sekitar 4% dari seluruh program yayasan, dan sebagian besar fokusnya di AS, meskipun kami punya beberapa mitra di India,” ungkapnya.

Selain itu, harus juga didukung dengan kesehatan yang baik juga. Karena menurut Gates, kesehatan dan pendidikan harus berjalan bersama.

“Dua hal tersebut menentukan masa depan negara Anda. Semakin sehat anak-anak, semakin sedikit stunting dan malnutrisi, maka semakin besar pula potensi mereka untuk mendapatkan pendidikan,” terang Gates.

“Dan tentu saja, semakin terdidik mereka, maka produktivitas ekonomi mereka juga meningkat dan pemerintah bisa mengalokasikan lebih banyak untuk sektor kesehatan. Jadi akan tercipta siklus yang saling memperkuat,” tambahnya.

Back to top button