Terpuruk, Nissan Bakal PHK 11 Ribu Karyawan

TINJAU, Jakarta – Nissan Motor Co. akan memangkas 11.000 pekerjaan lebih banyak dari yang direncanakan sebelumnya, media nasional Jepang melaporkan pada hari Senin.
Langkah tersebut diambil Nissan sebagai bagian dari rencana untuk merestrukturisasi bisnisnya yang sedang terpuruk.
Pabrikan mobil Jepang itu mengatakan pada bulan November akan memangkas 9.000 posisi setelah penjualan yang lemah di AS dan China menyebabkan penurunan 94% dalam penjualan bersih semester pertama.
Sekarang, PHK tersebut akan mendekati 20.000, atau sekitar 15% dari seluruh tenaga kerja, kata NHK, mengutip orang-orang yang tidak disebutkan namanya.
Nissan menolak berkomentar.
Sejak November, keadaan semakin memburuk bagi Nissan. Jajaran produk yang dinilai ketinggalan zaman dan insentif dealer yang membengkak telah memaksanya untuk mengurangi kapasitas produksi dan merombak kepemimpinan eksekutifnya dan pada bulan April, Nissan mengatakan akan membukukan kerugian bersih sebanyak ¥750 miliar (US$5,1 miliar) untuk tahun fiskal lalu, defisit tahunan yang memecahkan rekor.
Nissan akan mengumumkan hasil setahun penuh untuk 12 bulan yang berakhir pada 31 Maret pada 13 Mei.









