TinjauAds
Tinjau

Antusias Warga Bekasi Menyambut Cap Gomeh 2023

Dibaca dalam waktu1 Menit, 21 Detik

Antusias warga terlihat di sepanjang jalan RA. Kartini hingga stasiun Bekasi, Minggu (5/2/23), pukul 15.00 WIB. Masyarakat begitu antusias menantikan parade pawai Cap Go Meh yang menampilkan beragam seni budaya.

Bekasi – Warga Jalan Raya Perjuangan, Fatimah (35), mengatakan perayaan Cap Go Meh seperti yang disaksikannya sore ini memang merupakan acara tahunan. Namun, selama pandemi Covid-19 pelaksanaannya sempat tertunda.

“Tahun kemaren tidak ada. Mungkin karena pandemi kali ya. Tapi saya sebagai warga cukup terhibur sih. Karena menurut saya unik. Kan ada dari berbagai daerah seni budayanya. Jadi nggak bosan aja,” terang Fatimah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kelenteng Hok Lay Kiong, Kota Bekasi, Ronny Hermawan mengatakan peringatan tahun ini merupakan yang pertama setelah dua tahun vakum akibat pandemi.

“Memang waktu pandemi tidak ada perayaan Imlek, Cap Go Meh, selama dua tahun. Tahun ini terlaksana kembali. Jadi saya liat ini antusiasnya begitu luar biasa,” ujar Ronny.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Sebagai informasi, Ronny menambahkan, arak-arakan bakal sepanjang kurang lebih lima kilometer dan diikuti oleh berbagai seni budaya.

“Yang ikut pawai ada unsur budaya 12 shio. Kemudian ada kearifan lokal Reog Ponorogo, ondel-ondel, barongsai, naga. Banyak ini rombongannya nanti mengelilingi Kota Bekasi,” tegas Ronny.

Dijelaskan Ronny, rute pawai Cap Go Meh sore itu dimulai dari Kelenteng Hok Lay Kiong. Pawai melewati Jalan RA. Kartini, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan KH. Agus Salim, Jalan Perjuangan, melalui stasiun Bekasi, dan berakhir kembali di Kelenteng Hok Lay Kiong.

Pantauan Tinjau.id di lapangan, warga Kota Bekasi tumpah ruah di sepanjang jalan yang dilalui untuk menyaksikan beragam sajian pertunjukan dengan antusias. Termasuk, kesenian Reog Ponorogo yang ikut serta dalam pawai perayaan Cap Go Meh tahun ini.

Editor: Stebby Julionatan

Back to top button