TinjauAds
HabitusHeadline

Tokoh Lintas Agama Minta Prabowo Selesaikan Insiden Demonstrasi

Dibaca dalam waktu1 Menit, 42 Detik

TINJAU, Jakarta – Para tokoh lintas agama yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan sederet tuntutan kepada Presiden Prabowo Subianto pada hari ini, Kamis (11/9/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung hampir tiga jam mereka meminta Kepala Negara untuk membentuk komisi investigasi independen terkait aksi demonstrasi berujung kericuhan hingga menimbulkan korban jiwa hingga evaluasi dan reformasi Kepolisian RI.

Atas kedua tuntutan itu, para tokoh lintas agama menyebut Prabowo menyetujuinya. Dalam hal ini, Prabowo disebut menyetujui pembentukan komisi investigasi independen dan komisi reformasi kepolisian.

“Presiden menyetujui pembentukan itu [komisi investigasi independen]. Detailnya tentu nanti pihak Istana akan menyampaikan bagaimana formatnya,” ujar anggota Gerakan Nurani Bangsa dan eks Menteri Agama Lukman Hakim di Istana Kepresidenan, Kamis (11/9/2025).

“Tadi juga disampaikan oleh Gerakan Nurani Bangsa perlunya evaluasi dan reformasi Kepolisian yang disambut juga oleh Pak Presiden akan segera membentuk tim atau komisi reformasi kepolisian. Saya kira ini juga atas tuntutan dari masyarakat yang cukup banyak,” ujar anggota Gerakan Nurani Bangsa dan Ketua Majelis Pertimbangan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Gomar Gultom.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Gerakan Nurani Bangsa juga menyampaikan beberapa tuntutan lainnya. Misalnya, 17+8 Tuntutan Rakyat dan pembebasan para anak-anak, aktivis, mahasiswa dan pelajar yang masih ditahan karena aksi demonstrasi. Menurut mereka, penahanan tersebut – khususnya kepada pelajar dan mahasiswa – berpotensi menganggu proses pendidikan.

“Prinsipnya adalah [kami menyampaikan] sejumlah tuntutan yang terkait dengan reformasi di bidang ekonomi, reformasi di bidang politik, dan reformasi di bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Pertahanan & Keamanan secara keseluruhan yang hakikatnya itu adalah tuntutan dari sejumlah kalangan kami sampaikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama Nasaruddin Umar menggambarkan pertemuan itu dengan peribahasa gayung bersambut. Sehingga, apa yang dirumuskan Gerakan Nurani Bangsa akan dilakukan oleh Prabowo, terutama reformasi dalam bidang Kepolisian.

“Jadi terjadi penguatan dan persamaan pandangan antara Bapak Presiden dengan kelompok Gerakan Nurani Bangsa ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, tokoh-tokoh Gerakan Nurani Bangsa yang hadir adalah Mgr. Antonius Bunjamin Subianto; Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid; Laode Moh Syarif; Bante Bhikkhu Dhammasubho Mahathera; Romo Frans Magniz Suseno SJ; M. Quraish Shihab; Aloysius Budi Purnomo; dan Gomar Gultom.

Back to top button