TinjauAds
DemokrasiHeadline

Aliansi Jurnalis Independen: Kebebasan Pers di Indonesia Memburuk

Dibaca dalam waktu1 Menit, 21 Detik

TINJAU, Jakarta – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengatakan bahwa kebebasan pers di Indonesia memburuk. Hal tersebut terlihat dari banyaknya serangan terhadap wartawan selama periode 2025 yang bahkan belum mencapai separuh tahun.

“Serangan terhadap kebebasan pers terus meningkat. Yang terakhir, bahkan saat meliput aksi Hari Buruh 1 Mei kemarin, sejumlah jurnalis di beberapa daerah yang tengah melaksanakan tugas jurnalistiknya juga mengalami serangan,” ujar Ketua Umum AJI, Nany Afrida dalam keterangannya dikutip Minggu (04/05/2025).

Menurut dia, tekanan yang diterima wartawan saat bertugas menambah panjang deretan kasus kekerasan terhadap jurnalis yang sedang menjalani tugas.

Berdasarkan catatan AJI Indonesia, hingga 3 Mei 2025, ada 38 kasus kekerasan terhadap jurnalis. Bahkan, pada dua hari awal Mei ini, sudah tercatat dua kasus kekerasan kepada wartawan yang bertugas. jurnalis. Adapun di April 2025 tercatat 8 kasus dan jumlah kasus tertinggi terjadi di Maret sebanyak 14 kasus.

Menurut hasil studi AJI, pada Maret 2025, menunjukkan, 75,1% wartawan di Indonesia pernah mengalami kekerasan, baik fisik mau pun digital. Laporan ini didasarkan survei terhadap 2.020 jurnalis di Indonesia.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Kebebasan pers di Indonesia terus memburuk dan masa depan jurnalisme independen makin mencemaskan,” kata Nany.

Bahkan, menurut dia, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, perlindungan akan kebebasan pers kian menipis.

Meningkatnya kasus kekerasan jurnalis dan intimidasi yang mempengaruhi kebebasan pers ini, juga tercermin dalam Laporan World Press Freedom Index 2025 yang dirilis Reporters Without Borders (RSF) pada 2 Mei lalu.

Pada 2025 ini, indeks kebebasan pers di Indonesia tercatat kian merosot hingga ke posisi 127 dari 180 negara. Sedang pada tahun 2024, Indonesia berada di peringkat 111 di dunia dan pada 2023 di peringkat ke-108.

Back to top button