TinjauAds
HabitusHeadline

RIP Titiek Puspa

Dibaca dalam waktu2 Menit, 46 Detik

TINJAU, Jakarta – Penyanyi, penulis lagu, dan aktris senior Sudarwati alias Titiek Puspa meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Medistra Jakarta sekitar pukul 16.25 WIB. Hal ini dikonfirmasi manager pelantun tembang ‘Kupu-kupu Malam’ tersebut, Mia.

“Iya, eyang (Titiek Puspa) baru saja meninggal,” kata dia melalui sambungan telepon kepada wartawan, Kamis (10/04/2025).

Dia tak memberikan banyak informasi karena kondisi keluarga dan kerabat Titiek masih dalam kondisi berduka. Dia pun hanya mengkonfirmasi jenazah Titiek masih berada di rumah sakit. Hingga berita ditulis juga belum ada informasi lanjutan di mana jenazah akan disemayamkan dan dimakamkan.

Titiek sendiri memang sudah menjalani masa perawatan di rumah sakit sejak akhir Maret 2025, atau sebelum perayaan Idulfitri 1446 Hijriah. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, Titiek dibawa ke rumah sakit usai tak sadarkan diri pada Rabu Malam (26/03/2025).

Sejak saat itu, dia menjalani sejumlah proses pengobatan termasuk sejumlah operasi. Penyanyi usia 87 tahun tersebut didiagnosa mengalami pecah pembuluh darah pada bagian kepala. Beberapa operasi pun sempat dinyatakan berhasil namun Titiek masih harus terus menjalani proses perawatan dan pengobatan.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Penyanyi, pencipta lagu, dan aktris senior, Sudarwati alias Titiek Puspa tutup usia sore ini di Rumah Sakit Medistra Jakarta. Dia meninggal dunia pada usia 87 tahun usai menjalani perawatan dan pengobatan akibat pendarahan pada pembuluh syaraf di kepala atau otak.

Siapakah Titik Puspa, penyanyi legenda Indonesia yang sudah berkarya sejak 1960 dan masih aktif hingga jelang tutup usia ini?

Titiek Pusa lahir pada 1 November 1937 di Tanjung, Kalimantan Selatan. Titiek lahir dengan nama Sudarwati.

Nama Titiek merupakan panggilannya sehari-hari. Sementara Puspa diambil dari nama ayahnya, Tugeno Puspowidjojo yang juga berarti bunga.

Titiek Puspa dikenal sebagai seorang seniman profesional yang telah menggeluti sejumlah bidang. Di antaranya seni peran, seni musik, bintang iklan, koreografer, dan teater.

Karier Titiek di industri hiburan Tanah Air, dimulai saat ia tertarik dengan nyanyian Jawa. Meski tak berada di lingkungan dan kultur yang mendukung, Titiek sempat mengikuti festival musik tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Atas keikutsertaannya itu, Titiek Puspa menjadi Juara Bintang Radio Jenis Hiburan tingkat Jawa Tengah pada 1954. Dari sini perjalanan karier bernyanyi dan menciptakan lagu dimulai.

Kemenangannya pada ajang tersebut, membawa Titiek bertemu dengan Sjaiful Bachri, pimpinan Orkes Simphony Jakarta yang kemudian merekrutnya menjadi penyanyi tetap. Kala itu, Titiek juga banyak mendapatkan arahan dari Iskandar (pencipta lagu) dan Zainal Ardi (suaminya yang merupakan seorang penyiar Radio Republik Indonesia Jakarta).

Karier Titiek di dunia tarik suara mulai melesat, walaupun belum banyak menciptakan lagu sendiri. Dia baru mulai meluncurkan album yang berisi lagu-lagu ciptaannya sendiri pada 1963; saat itu dia merilis album berjudul ‘Si Hitam’ dan ‘Pita’.

Kemampuannya ini juga mendapat apresiasi masyarakat dan kelompok musik pada setiap eranya. Dia bahkan mendapatkan penghargaan BASF Award ke-10 untuk kategori Pengabdian Panjang di Dunia Musik pada tahun 1994.

Selain bernyanyi, Titiek juga berakting. Dia membintangi lebih dari sepuluh judul film sejak tahun 1966, beberapa di antaranya ialah Minah Gadis Dusun (1966), Bawang Putih (1974), Inem Pelayan Sexy (1976), dan lainnya.

Tak hanya itu, Titiek juga muncul dalam teater yang disiarkan di stasiun televisi swasta dan menjadi bintang iklan untuk sejumlah produk di layar kaca. Sepanjang hidupnya, Titiek memang menghabiskan waktunya di dunia seni.

Selama berkarya di dunia hiburan tanah air, dirinya sudah mendapatkan berbagai penghargaan antara lain Indonesian Choice Awards 2018: Lifetime Achievement (2018) dan Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia 2018: Pengabdian Seumur Hidup (2018).

Back to top button