
TINJAU, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto akan menemui pelaku pasar dalam waktu dekat. Hal ini sebagai respon presiden usai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun hingga 6,12% dan menyebabkan pembekuan pasar saham atau trading halt, Selasa lalu.
“Nanti Presiden akan bertemu dengan investor market [pelaku pasar],” kata Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan di Istana Negara, Rabu (19/03/2025).
Meskipun begitu, dia mengklaim tak mengetahui secara detil waktu pertemuan tersebut akan terlaksana. Kata dia, waktu dan lokasi agenda tersebut akan diatur Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
“Pak Seskab yang atur, saya ga tau,” ucap dia.
Kemarin terjadi penurunan tajam pada sesi I perdagangan saham yang sempat memicu Bursa Efek Indonesia untuk menghentikan sementara perdagangan atau menerapkan trading halt. Ini merupakan trading halt pertama kali terhitung sejak WHO menetapkan Covid-19 sebagai pandemi global pada Maret 2020.
Keputusan untuk melakukan trading halt merujuk pada Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00024/BEI/03-2020, yang mengatur mekanisme penanganan perdagangan di bursa dalam kondisi darurat.
Luhut menilai anjloknya IHSG kemarin umum terjadi dalam bursa saham suatu negara, menurutnya negara-negara lain juga mengalami penurunan serupa dalam waktu yang berbeda.
Meskipun begitu, dirinya mengaku tengah memantau secara seksama penurunan IHSG yang terjadi kemarin. Meskipun pada hari ini, IHSG diklaim oleh dirinya sudah kembali membaik (rebound).
“Seperti tadi itu. Presiden tetap akan hati-hati masalah disiplin fiskal dan betul betul dihitung dengan baik,” tegas dia.









