TinjauAds
HabitusHeadline

Pemerintah Gelar UN Versi Baru Tingkat SMA November 2025, Kenapa?

Dibaca dalam waktu1 Menit, 31 Detik

TINJAU, Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Abdul Mu’ti mengungkapkan alasan mengapa pelaksanaan Ujian Nasional (UN) versi terbaru untuk siswa SMA baru digelar November 2025.

Menurut Mu’ti, Ujian Nasional (UN) tingkat SMA memang sengaja digelar November 2025 agar hasil ujian bisa dijadikan bahan pertimbangan oleh perguruan tinggi yang bakal menerima siswa lulusan kelas 12.

“Jadi kenapa memang November? Karena yang kelas 12 itu kan nanti dia akan kuliah sehingga dengan hasil itu dapat bermanfaat jadi salah satu pertimbangan bagi perguruan tinggi dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi. Karena itu pelaksanannya di bulan November. Sedangkan untuk nanti SD dan SMP itu pada tahun 2026,” kata Mu’ti dalam YouTube Kemendikdasmen, dikutip Kamis (23/1).

Untuk seperti apa mekanismenya, Mendikdasmen mengutarakan masih dilakukan persiapan dan meminta masyarakat untuk bersabar. “Tunggu saja yah. Sabar sedikit lah,” tambahnya saat diwawancara terpisah setelah rapat di Istana Negara, Jakarta.

Sebelumnya, Kepala Badan Standar Kurikulum Asesmen Pendidikan (BSKAP) Toni Toharudin mengatakan Ujian Nasional (UN) terbaru terlebih dahulu akan diterapkan untuk siswa SMA, SMK dan MA pada November mendatang.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Ya, untuk yang baru nanti akan diimplementasikan ke tingkat SMA, SMK, dan MA di bulan November 2025,” kata Toni dalam YouTube Kemendikdasmen, Senin (20/1/2025).

Toni mengutarakan, pelaksanaan sistem Ujian Nasional (UN) versi baru akan dilaksanakan di sekolah yang sudah memiliki akreditasi. 

Sedangkan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai diterapkan pada tahun 2026.

“Untuk kelas enam dan sembilan itu akan diberlakukan tahun depan,” ujar Toni.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Abdul Mu’ti menyebut Ujian Nasional (UN) nantinya tidak akan menggunakan kata ujian. 

“Ujian ini hidup kita ini sudah penuh Ujian ya, tapi nanti kita bocorkan sedikit saja, nanti tidak akan tidak ada kata-kata Ujian lagi,”kata Mu’ti dalam YouTube Kemendikdasmen, Senin (20/1/2025).

Back to top button