TinjauAds
Pilihan RedaksiPolitik

Jokowi Belum Putuskan Masuk Partai

Dibaca dalam waktu1 Menit, 36 Detik

TINJAU, Jakarta – Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan masih belum memutuskan bergabung lagi dengan partai politik (parpol) pasca dinyatakan tidak lagi menjadi bagian dari PDIP. Jokowi menyebut dirinya masih partai perorangan.

“Ya masih partai perorangan,” ujarnya saat ditanya media usai menerima kedatangan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Barat, Erwan Setiawan di kediamannya di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (9/12/2024).

Jokowi mengungkapkan, semua partai menyatakan terbuka buat dirinya untuk bergabung. Tak hanya Partai Gerindra dan Partai Golkar. Kendati demikian, dirinya belum ada rencana untuk bergabung dengan parpol lagi.

Saat disinggung  mengenai pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/12/2024) malam, Jokowi mengatakan jika keduanya hanya mengobrol biasa.

“Silaturahmi biasa, pas saya ke Jakarta kemudian beliau mengundang saya makan, ya makan. Nggak ada pembicaraan mengenai itu (masuk Gerindra),” kata Jokowi.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Jokowi pun mengakui menjalin komunikasi dengan Partai Golkar, termasuk mengenai status anggota kehormatan yang diberikan kepadanya dan juga ke putra sulungnya, Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka. Namun Jokowi mengatakan jika belum ada arah untuk bergabung menjadi kader.

“Belum (gabung Golkar). Ya komunikasi ada, tapi belum,” jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menegaskan terbuka jika Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mau bergabung ke partainya.

Namun, Prabowo menyampaikan tidak ingin memaksakan Jokowi untuk menjadi kader Partai Gerindra.

“Gerindra terbuka, tetapi kita enggak bisa maksa,” ujar Prabowo seusai bertemu Jokowi di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/12/2024) malam.

Sementara itu, Sekretaris Bidang Organisasi DPP Partai Golkar Derek Loupatty menyebutkan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menjadi anggota kehormatan Partai Golkar. Menurut Derek, Jokowi bukan kader Golkar, tetapi anggota kehormatan.

“Anggota kehormatan itu Golkar berikan bagi para negarawan, seperti presiden, wakil presiden, mantan presiden, dan lain sebagainya. Mereka-mereka yang dianggap berjasa bagi negara,” ujar Derek kepada wartawan, Jumat (6/12/2024).

Back to top button