
TINJAU, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali menyampaikan pesan tegas untuk semua bawahannya patuh atas realisasi program makan bergizi gratis. Prabowo tak sungkan memecat bawahannya yang tak mau ikut menyukseskan makan bergizi gratis.
“(makan bergizi gratis) bagi saya ini prinsip. Tidak mendukung gak perlu dekat-dekat saya. Apalagi ikut pemerintah saya,” ujar Prabowo dalam wawancara di Liputan6, Senin (28/10/2024), bersama Pemimpin Redaksi SCTV, Retno Pinasti.
Prabowo menekankan betapa pentingnya program makan bergizi gratis terealisasi. Masa depan bangsa, kata Prabowo, bergantung kondisi anak-anak di zaman sekarang. Prabowo berharap tak ada rakyat Indonesia yang kelaparan.
“Rakyat Indonesia tidak boleh lapar karena kita negara dengan kekayaan besar,” tegas Prabowo.
Prabowo mengingatkan bahwa program makan bergizi gratis telah dilakukan oleh beberapa negara dan berlangsung cukup lama. Bahkan Prabowo menyebut India, konsisten menjalankan program makan bergizi gratis meski pendapatan per kapita masih jauh di bawah RI.
Selain itu, Prabowo juga mengatakan program makan bergizi gratis akan memberikan efek domino bagi perekonomian, khususnya di daerah-daerah.
“Kita lakukan pembelian bahan-bahan yang ada di daerah, kabupaten kecamatan, desa-desa, menimbulkan dampak pada rakyat, penghasilannya bisa bertambah,” ujar dia.
“Petani produsen mendapat pasar yang terjamin, ada yang beli produk-produk mereka tiap hari. kita perlu telur, sayur, ayam, nasi uang beredar di kabupaten ke bawah, daerah, beredar di rakyat,” kata dia menegaskan.
Pesan ancaman terhadap menteri yang tak mau menyukseskan program makan bergizi gratis bukan kali pertama disampaikan Prabowo. Pesan itu juga telah disampaikannya dalam rapat kabinet paripurna perdana di Istana Negara, beberapa waktu lalu.
Dia meminta para bawahannya itu untuk menjalankan program makan bergizi gratis ini dijalankan dengan tepat sasaran, terukur dan tidak perlu takut dengan kesulitan yang mungkin muncul.
“Kita tidak bisa katakan ini selesai 1 minggu, 3 bulan, tidak ada kita yang punya tongkat Nabi Sulaiman tetapi kita bisa menghitung, mengelola alokasi dana hingga kerahkan sumber daya,” ungkap Prabowo dengan nada berapi-api.
Prabowo mengatakan ia percaya penuh bahwa target makan siang gratis bisa dicapai. Ia bahkan siap mempertaruhkan kepemimpinannya untuk menjalankan program ini.
“Bagi saya makan bergizi bergizi bagi anak dan ibu hamil adalah strategik. Bagi yang tidak mendukung hal ini silakan keluar dari pemerintahan yang kita pimpin,” terangnya.









