
TINJAU, Jakarta – Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menjalani ujian terbuka untuk meraih gelar doktor di Universitas Indonesia (UI). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang sempat menangis ketika Hasto ditanya tentang konflik antara Presiden Jokowi dan PDIP, serta hubungannya dengan Megawati.
Dalam jawaban atas disertasinya yang berjudul Kepemimpinan Strategis Politik, Ideologi, dan Pelembagaan Partai serta Relevansinya terhadap Ketahanan Partai: Studi pada PDI Perjuangan, Hasto menyatakan bahwa konflik tersebut tidak bisa dibandingkan karena nilai yang dipegang kedua belah pihak berbeda. “Yang satu berjuang untuk Indonesia raya sejati, sementara yang lain memenuhi karakter the triangle of authoritarianism ala Machiavelli—pembohong, mencapai hal besar dengan menipu, dan tidak kurang alasan sah untuk ingkar janji,” kata Hasto, yang jelas merujuk pada Jokowi.
Megawati, yang hadir sejak awal sidang, tampak emosional ketika Hasto menjelaskan peran PDIP dalam mempertahankan demokrasi yang sesungguhnya di Indonesia.
Hasto juga bercerita tentang awal dirinya memutuskan mengambil gelar doktor di UI, yang berawal dari pertemuan tidak sengaja dengan Pramono Anung saat bersepeda.
Berita ini dilansir berdasarkan sidang terbuka di Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, pada hari Jumat, 18 Oktober 2024.









