TinjauAds
HeadlinePolitik

Dirgahayu TNI, Jokowi: Terima Kasih Menhan Prabowo

Dibaca dalam waktu1 Menit, 20 Detik

TINJAU, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertindak sebagai Inspektur Upacara acara puncak HUT ke-79 TNI, mengucapkan terima kasih kepada Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan dalam upaya dia meningkatkan pertahanan Indonesia.

Pidato singkat Jokowi merupakan yang terakhir kali dalam acara tahunan HUT TNI, dimana dalam waktu dekat akan terjadi peralihan kekuasaan kepada Prabowo selaku Presiden Terpilih pada Pemilu 2024.

“Saya secara khusus juga berterima kasih kepada menteri pertahanan bapak Jendral Purnawirawan Prabowo Subianto sekaligus sebagai presiden terpilih, yang telah meningkatkan ketahanan keamanan Indonesia dalam menghadapi berbagai macam tantangan, dengan memodernisasi alutsista, mendorong industri pertahanan dalam negeri, memperkuat diplomasi pertahanan di kancah global dan masih banyak lagi,” kata  Jokowi di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (5/10/2024).

Jokowi menambahkan bahwa TNI sangat berperan dalam menjaga Indonesia, terlebih pada periode transisi tahun 2024. Indonesia juga dalam waktu dekat melangsungkan Pilkada serentak dengan memilih kepala daerah di 509 Kabupaten/Kota, serta 37 Provinsi.

Tentara diminta netral sekaligus menyukseskan penyelenggaraan Pilkada. “Saya minta jaga betul stabilitas, dukung penuh transisi pemerintahan, pastikan proses transisi berjalan dengan baik dan lancar,” ucap Jokowi di Lapangan Monas, Jakarta.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Jangan sampai ada riak yang berpotensi mengganggu keamanan negara,” papar dia.

Seiring semakin perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, Tentara juga harus ikut dalam perubahan. Terlebih tensi geopolitik yang semakin memanas, hingga keamanan siber.

“Belum lagi perang yang tidak hanya konvesional tapi juga perang ekonomi dan perang dagang,” terang Jokowi.  “TNI tentu tidak bisa bekerja sendirian. Kolaborasi dengan bebrbagi pihak sangat penting. Baik dengan institusi penegak hukum untuk menjaga stabilitas, dengan perguruan tinggi untuk hal yang berkaitan dengan Iptek, maupun pelaku-pelaku industri untuk pengembangan industri pertahanan dalam negeri.”

Back to top button