TinjauAds
HeadlinePolitik

Hasil Survei, 65 Persen Warga Pengguna Nilai Kinerja Transportasi Era Jokowi Baik

Dibaca dalam waktu1 Menit, 42 Detik

TINJAU, Jakarta – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terkait transportasi umum era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Hasilnya, mayoritas publik menilai transportasi umum di era Jokowi baik. Ada 65% warga menjatuhkan pilihan tersebut.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, secara umum, mayoritas publik menilai kondisi transportasi umum di Indonesia terbilang baik, bahkan sangat baik.

“Penilaian positif terhadap kondisi transportasi umum ini cukup merata di semua kelompok sosio-demografi dan wilayah,” ujar Burhanuddin dalam rilis survei secara daring bertajuk ‘Evaluasi Publik atas Kinerja Sektor Transportasi Umum dan Perhubungan Pemerintahan Jokowi’, Rabu (2/10/2024).

Survei Indikator Politik Indonesia ini dilakukan pada 30 Agustus-6 September 2024 terhadap seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Jumlah responden sebanyak 1.200 orang dan tambahan sampel di wilayah Jabodetabek sebanyak 400.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sekitar ±2,8 % pada tingkat kepercayaan 95 %. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Burhanuddin menyoroti sejumlah pola penting dari hasil survei tersebut, antara lain warga perkotaan jauh lebih positif menilai kinerja transportasi umum, yakni di angka 70,8 % dibandingkan warga desa sebanyak 59,2 %. Menurut Burhanuddin, hal tersebut menunjukkan pentingnya meningkatkan transportasi umum di pedesaan.

Selain itu, kata Burhanuddin, pekerja kerah putih seperti pegawai dan profesi cenderung lebih positif menilai kinerja transportasi umum sebanyak 72,7 % dibanding kelompok pekerjaan lain.

Dari aspek geografis, wilayah Sulawesi (77 %), Kalimantan (75,5 %), dan Jakarta (74 %) cenderung lebih positif menilai kinerja transportasi umum dibandingkan wilayah lain. Wilayah lain masih memerlukan perbaikan kondisi transportasi umum.

“Ada tiga hal terpenting yang membuat publik memilih transportasi umum, yakni keamanan dan keselamatan selama perjalanan sebanyak 29,7 %, harga yang terjangkau 25,5 % serta kenyamanan kendaraan 15,4 %,” pungkas Burhanuddin.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia soal kinerja transportasi umum era Jokowi:

– Sangat baik: 5,9%

– Baik: 59,1%

– Sedang: 26,4%

– Buruk: 6,2%

– Sangat buruk: 0,6%

– Tidak Tahu/Tidak Jawab: 1,8%

Back to top button