
TINJAU.ID – Badan SAR Nasional (Basarnas) mencatat ada 12 orang yang menjadi korban dampak bencana alam Banjir Bandang di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Rincian korban tersebut, terdapat 10 korban meninggal dunia, dan 2 korban yang sampai saat ini masih dilakukan proses pencarian.
“Tim SAR gabungan fokus melaksanakan pencarian terhadap dua orang yang hanyut akibat banjir. Ada di dua desa yaitu Desa Poringan dan Desa Kaili, yang merupakan titik hilangnya korban,” kata Mexianus Bekabel, Kepala Kantor Basarnas Makassar, melalui keterangan tertulis, Senin (6/5/2024).
Mexianus mengatakan bahwa pencarian yang dilakukan oleh Basarnas dibagi menjadi lima Tim Search and Rescue Unit (SRU). Tim SRU pertama melakukan asesmen yang menggunakan drone atau pantauan jalur udara, Tim SRU kedua yang melakukan penyisiran sungai di belakang rumah korban, dan Tim SRU ketiga melakukan penyisiran secara infantri pada sisi kiri dan kanan Sungai Suli.
Tim SRU keempat melakukan pencarian di sekitar titik longsor dekat rumah korban, dan Tim SRU kelima mencari dengan perahu karet di Sungai Suli.
Menurut Mexianus, tim dan masyarakat di lokasi juga mengalami kesulitan jaringan dan sistem komunikasi akibat dampak dari bencana alam tersebut.
“Perlu diketahui juga bahwa komunikasi agak terhambat akibat banjir yang melanda di beberapa wilayah tersebut, namun semoga saja dengan kerjasama dari berbagai pihak, kondisi tersebut bisa segera pulih, agar informasi dapat segera kami dapatkan dan disebarluaskan sebagaimana mestinya,” ujar dia.
Sebelumnya, bencana alam Banjir Bandang melanda akibat intensitas hujan yang tinggi melanda di beberapa wilayah Sulawesi Selatan, yaitu di Kabupaten Enrekang, Kabupaten Wajo, Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Luwu, pada Kamis (2/5) malam lalu.
Berikut nama-nama korban menurut Basarnas
Meninggal Dunia
1. Rumpak (Laki-laki/97 Tahun)
2. Jatima (Perempuan/55 Tahun)
3. Rima (Perempuan/84 Tahun)
4. Muh Misdar (Laki-laki/29 Tahun)
5. Mawi (Laki-laki/57 Tahun)
6. Sukma (Perempuan/9 Thn),
7. Kapila (Laki-laki/84 Tahun)
8. Ambo Accung (Laki-laki)
9. Nadira (Perempuan/40 Tahun)
10. Sunarti (Perempuan/40 Tahun)
Korban masih dinyatakan hilang
1. Mutmita (Perempuan/5 Tahun)
2. Ulfiana (Perempuan/8 Tahun) *berdasarkan informasi yang dikumpulkan jenazah Ulfiana akhirnya ditemukan di Kecamatan Suli.









