Harapan Jokowi ke Prabowo-Gibran: Siapkan Diri, Lantik, Langsung Kerja

TINJAU.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap presiden dan wakil presiden terpilih bisa langsung bekerja usai dilantik.
Seperti diketahui, Prabowo-Gibran ditetapkan oleh KPU sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. Adapun pelantikan diagendakan pada 20 Oktober 2024.
Jokowi juga mengapresiasi kegiatan KPU pada hari ini.
“Ini (penetapan presiden dan wapres) adalah tahapan proses. Hampir selesai semuanya. MK sudah selesai, kita harus hormati MK sebagai keputusan yang final dan mengikat,” kata Jokowi, Rabu (24/4/2024).
“Artinya presiden dan wapres harus menyiapkan diri dengan perencanaan, sehingga usai pelantikan harus bisa langsung kerja,” ujar Jokowi menegaskan.
Terkait dengan transisi pemerintahan, Jokowi mengatakan pemerintah saat ini telah menyiapkan agar transisi berjalan dengan baik.
Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming akan ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden di gedung KPU, pagi ini, Rabu (24/4/2024).
Penetapan Prabowo-Gibran oleh KPU direncanakan akan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB.
Pada gelaran pemungutan suara Pilpres, Keputusan KPU tetang Hasil Pemilu 2024 yang dibacakan Rabu, 20 Maret lalu, menegaskan Prabowo-Gibran menang satu putaran usai mengantongi 96.214.691 suara atau setara 58,6% dari total suara sah nasional yaitu 164.227.472 suara.
Dua paslon lainnya dinyatakan kalah karena Anies-Muhaimin mendapatkan 40.971.906 suara atau setara 24,9% suara sah. Sedangkan paslon nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud MD berada pada posisi terbawah dengan hanya mendapat 27.040.878 atau setara 16,5% suara sah nasional.









