Yu-sol, Kepala Desa Termuda di Desa Penuh Lansia di Korea Selatan

TINJAU.ID – Desa Yongam, yang terletak di Wando, Jeollanam-do, Korea Selatan, memiliki mayoritas penduduk yang merupakan lansia dengan rata-rata usia 68 tahun. Namun, desa tersebut dipimpin oleh seorang perempuan berusia 27 tahun sebagai kepala desa.
Ini adalah kisah Kim Yu-sol, yang terpilih menjadi kepala desa termuda di Desa Yongam berkat kemampuannya yang menarik perhatian para tetua dan mantan kepala desa. Meskipun awalnya diperlakukan sebelah mata oleh warga, Kim Yu-sol berhasil membuktikan kemampuannya dalam membantu kehidupan di desa tersebut.
Meskipun menjadi kepala desa di usia muda, Yu-sol sebenarnya memiliki rencana untuk meninggalkan desa masa kecilnya dan tinggal di kota besar. Namun, setelah mengalami kehidupan di Seoul, ia akhirnya memutuskan untuk kembali ke Desa Yongam dan memulai pekerjaan barunya.
Dengan pengalaman bekerja di studio foto di Seoul, Yu-sol membuka studio foto di Yongam dan mendirikan program penginapan di Wando bersama teman-temannya. Program tersebut menawarkan kesempatan bagi orang untuk tinggal di Wando selama sebulan.
Meskipun di awal masa kepemimpinannya banyak tetua desa yang skeptis terhadap kemampuannya, Yu-sol berhasil membuktikan dirinya dengan mengajak para tetua berdialog dan mengatasi berbagai kesulitan di desa.
Meski awalnya ada kesulitan dan ketidakpuasan, namun dengan waktu, Yu-sol berhasil mendapatkan dukungan dan pengakuan dari warga desa, bahkan mereka telah menganggapnya sebagai cucu mereka sendiri.
Sekarang, Yu-sol menghabiskan waktu untuk mendengarkan cerita para tetua desa dan memastikan bahwa mereka merasa dihargai dan tidak diabaikan.
Meskipun masih muda, Yu-sol telah mendapatkan penghargaan dan kepercayaan dari para tetua desa, yang menyebutnya dengan panggilan “kepala” sebagai tanda jabatannya yang dihormati.









