Bahaya! Tali Rif Bianglala Pasar Malam di Marelan Square Medan Putus

TINJAU.ID – Menakutkan bagaikan Film Final Destination! Pengunjung wahana bianglala di pasar malam Marelan Square, Medan, digemparkan ketika tali pengaman (rif) bianglala tersebut putus. Insiden ini menyebabkan sejumlah penumpang terjebak dalam keadaan panik. Kejadian mengkhawatirkan itu terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WIB, ketika bianglala sedang berputar dengan kecepatan sedang.
Beberapa saksi mata di lokasi kejadian yang tidak menginginkan identitasnya dipublikasi melaporkan bahwa suasana langsung berubah menjadi kacau ketika tali pengaman putus, memicu reaksi histeris dari pengunjung. Beberapa pengunjung berteriak minta tolong sementara yang lain menangis dalam kepanikan. Petugas keamanan segera bereaksi cepat, menyelamatkan penumpang yang terjebak dan mengevakuasi mereka dari wahana tersebut.
Meskipun insiden itu menimbulkan kepanikan sesaat, tidak ada laporan cedera serius. Namun, beberapa pengunjung merasa kaget. Pihak penyelenggara pasar malam menyatakan akan melakukan investigasi menyeluruh terkait penyebab putusnya tali pengaman bianglala.
Sementara itu, wahana bianglala ini untuk sementara ditutup sebagai tindakan pencegahan akan peristiwa serupa. Pengunjung lainnya yang masih berada di area pasar malam diminta untuk tetap tenang dan waspada terhadap instruksi petugas keamanan pada saat kejadian.
Saiful Bahri, petugas keamanan dari Satuan Pengamanan (Satpam) di Marelan Square ketika dimintai informasi mengenai peristiwa ini membenarkan kejadian tersebut. “Yang putus itu tali rifnya Bang, dan tidak ada korban jiwa, orang-orang agak panik dan shock aja. Apa penyebab tali rif bianglala itu putus belum diketahui,” pungkas Bahri.
Jurnalis Tinjau di Sumatera Utara, Irwansyah Putra saat mengonfirmasi peristiwa ini kepada pihak terkait belum mendapatkan respon dengan penjelasan yang mendetail.
Camat Medan Marelan, Ansari Hasibuan, melalui WhatsApp hanya menjawab singkat. “Wahana mainan di Marelan Square belum ada konfirmasi ke Kecamatan,” ujar camat Marelan dengan singkat.
Melalui sambungan telepon kepada pihak Polres Pelabuhan Belawan, Kasat Intelkam, AKP Zul Efendi mengatakan pihaknya akan memeriksa laporan mengenai putusnya tali rif wahana Bianglala tersebut. “Nanti kami akan segera periksa,” ujar Kasat Intel dengan singkat.









