TinjauAds
Politik

BNPT: Motif Terorisme, Politik Bukan Agama

Dibaca dalam waktu1 Menit, 30 Detik

TINJAU.ID Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Irfan Idris, dengan tegas menegaskan bahwa motif terorisme adalah politik, bukan agama. Pernyataannya tersebut disampaikan dalam Diskusi Kelompok Forum mengenai Peran Media Massa dalam Pencegahan Paham Radikal Terorisme di Jakarta pada hari Selasa. Ia menekankan bahwa masyarakat perlu selalu waspada karena kelompok teroris cenderung memaksakan kehendak mereka dengan tujuan utama mengubah ideologi.

Irfan menjelaskan bahwa Indonesia memiliki ideologi Pancasila sebagai landasan negara, bukan agama atau khilafah. Ia menekankan bahwa Indonesia telah berbentuk sebagai pemerintahan dan kebangsaan, bukan negara keagamaan. Jika Indonesia meninggalkan konsep tersebut, empat konsensus dasar kebangsaan akan terganggu, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Selama tahun politik, BNPT tetap meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong kesadaran serta ketahanan komunitas terhadap paham radikal terorisme untuk mencegah berbagai aksi terorisme yang dapat merusak proses demokrasi. Irfan menegaskan bahwa BNPT adalah lembaga independen dan nonpartisan yang tidak terlibat dalam narasi politik, namun terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat.

Irfan juga mencatat peningkatan langkah pencegahan terorisme selama tahun politik tersebut, seiring dengan penangkapan sejumlah tersangka teroris menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah berhasil menangkap 18 tersangka tindak pidana terorisme dalam periode tertentu di enam provinsi.

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan, para tersangka terorisme yang ditangkap berasal dari berbagai kelompok teroris, termasuk Anshor Daulah dan Jamaah Islamiyah. Mereka ditangkap di beberapa provinsi seperti Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Jawa Barat, dan Sumatera Barat.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Pernyataan dan tindakan BNPT serta kepolisian dalam menghadapi ancaman terorisme di Indonesia menegaskan komitmen negara dalam menjaga keamanan dan stabilitas, serta memastikan ideologi Pancasila sebagai landasan negara tetap terjaga. Ini juga menjadi panggilan bagi masyarakat untuk terus waspada dan mendukung upaya pencegahan terhadap radikalisme dan terorisme.

Back to top button