TinjauAds
Politik

Jokowi: Pak Budi Gunawan Dicopot Dari Jabatan Kepala BIN Soal Administrasi Permintaan Presiden Terpilih

Dibaca dalam waktu54 Detik

TINJAU, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap alasannya mencopot alias memberhentikan Budi Gunawan dari jabatan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di ujung masa pemerintahannya. 

Dia mengklaim, pencopotan orang dekat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut hanya kebutuhan administrasi. Menurut dia, kepala BIN adalah salah satu pejabat kabinet yang akan dilantik Presiden Terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto. Sehingga, butuh pejabat kepala BIN definitif pilihan Prabowo sebelum 21 Oktober mendatang.

“Administrasi aja, artinya karena kepala bin baru ini akan dilantik bersama menteri pada tgl 21, sehingga itu dilakukan,” kata Jokowi dalam YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (16/10).

“Dan kita juga berbicara dengan Pak Prabowo itu atas permintaan Pak Prabowo.”

Sebelumnya, Jokowi mengirimkan surat presiden (surpres) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menggelar uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test terhadap calon tunggal kepala BIN yaitu Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra. DPR pun telah menggelar tes tersebut dan menyetujui pencalonan wakil Prabowo Subianto di Kementerian Pertahanan tersebut.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Bahkan, DPR rencananya akan menggelar rapat paripurna untuk mengesahkan pencalonan Herindra sebagai kepala BIN yang baru. Paripurna akan digelar esok hari, Kamis (17/10/2024).

Back to top button