Jaringan SAG Gelar Istigasah untuk Negeri
Jaringan Santrine Abah Ganjar (SAG) mengelar istigasah dan doa bersama untuk negeri. Kegitan tersebut juga dimaksudkan untuk merajut tali silaturahmi di antara para ulama, santri dan juga masyarakat umum di wilayah Tapal Kuda
Bondowoso – Sebanyak 20 ulama SAG menghadiri acara istigasah yang digelar di Pondok Pesantren Al-Hidayah, Bondowoso, Jawa Timur, Sabtu (4/3/23) kemarin. Puluhan ulama tersebut hendak menjalin silaturahmi dengan para santri dan masyarakat di wilayah Tapal Kuda.
Tapal Kuda yang dimaksud merupakan sebutan bagi kawasan di bagian timur Provinsi Jawa Timur yang mencakup tujuh kabupaten. Yakni, Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, Pasuruan, Situbondo, dan Probolinggo.
Dalam giat istigasah, para ulama melantunkan zikir seraya mengucap doa kepada sang Khalik. Mereka mendoakan agar Indonesia lebih maju, sejahtera, terhindar dari perpecahan, dan tetap bersatu dalam kebhinekaan.
“Alhamdulillah, pada hari ini kami bisa silaturahmi, sowan ke para ulama di wilayah Tapal Kuda,” ucap Ketua Umum SAG, Gus Imam Sajaroh di lokasi acara.
Gus Jaroh, sapaannya, menyebut SAG akan terus melakukan kegiatan-kegiatan positif lainnya.
“Tentunya kami, dari SAG, ingin menjadi orang yang bermanfaat untuk sesama. Karena sabda Rasullullah SAW sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Makanya, SAG tentu harus lebih bermanfaat bagi orang lain,” jelas Gus Jaroh.
Dalam acara tersebut, sebagai wadah perkumpulan para santri dan alumni pondok pesantren, SAG juga memberikan bantuan sembako seperti mi, minyak, gula, dan teh. Hal tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang kurang mampu.
Ustaz Syaiful (47), salah satu ulama asal Situbondo, mengakui bahwa silaturahmi merupakan kegiatan yang memiliki banyak keutamaan. Ia berharap apa yang dicita-citakan santri, ulama, dan masyarakat dapat terwujud melalui silaturahmi yang diselenggarakan oleh sukarelawan pendukung Ganjar tersebut.
“Insyaallah dengan adanya silaturahmi ini semua harapan yang diinginkan bisa segera terwujud,” kata Ustaz Syaiful Umam
Editor: Stebby Julionatan








