TinjauAds
HabitusPilihan Redaksi

Sri Mulyani: Makan Gratis akan Sasar Ibu Hamil dan Balita

Dibaca dalam waktu1 Menit, 39 Detik

TINJAU, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sependapat dengan pandangan Fraksi PKS dan Fraksi Partai Demokrat terkait program makan bergizi gratis yang juga harus menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita untuk meningkatkan kecukupan gizi, peningkatan kecerdasan anak, serta mencegah stunting atau tengkes.

Hal tersebut diungkapkan saat menyampaikan tanggapan pemerintah atas pandangan umum Fraksi DPR RI terhadap RUU RAPBN 2025. Bendahara Negara sedang memaparkan kebijakan prioritas di bidang kesehatan yang dalam RAPBN 2025 dialokasikan anggaran sebesar Rp197,8 triliun.

“Penajaman prevalensi stunting berfokus pada 12 provinsi prioritas khusus untuk penekanan pada aspek pencegahan yaitu intervensi pada sasaran 1000 hari pertama kehidupan,” ucap Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna di DPR RI, Selasa (27/8/2024).

Selain itu, ia juga memaparkan kebijakan prioritas bidang pendidikan yang salah satunya adalah pemberian makan bergizi gratis kepada peserta didik di seluruh jenjang pendidikan.

Berbagai program termasuk makan bergizi gratis diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan sehingga terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, sekaligus untuk menggerakan perekonomian daerah melalui UMKM yang berpartisipasi dalam belanja sektor pendidikan.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Salah satu contoh perwujudan SDM unggul sebagai salah satu program prioritas, anggaran pendidikan di RAPBN 2025 adalah Rp722,6 triliun ditujukan untuk meningkatkan akses seluruh jenjang pendidikan mulai usia dini hingga perguruan tinggi,” papar Sri Mulyani.

Sebagai informasi, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana merinci komposisi gizi program makan siang gratis.

“Kurang lebih yang akan terencana ialah terdiri dari, karbohidrat 175 gram, protein hewani 60 gram, sayuran 80-100 gram, buah 60 gram, susu 125 ml hingga 200 ml,” ujar Dadan.

Dadan mengutarakan sebelumnya, untuk skema masih dirancang dan nantinya akan dijelaskan oleh Presiden Joko Widodo.

Program makan siang gratis ditujukan kepada anak sekolah, santri, ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita dengan anggaran sebesar Rp71 triliun. Meski demikian hingga kini simulasi program tersebut banyak yang dilakukan di sekolah-sekolah saja.

Rencananya program makan siang gratis akan dijalankan pada Januari 2025 dimulai dari seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, anggaran Rp71 triliun tersebut sepenuhnya juga akan dikelola pihak Badan Gizi Nasional.

Back to top button