Tren Baru Bule di Bali: Keluyuran Pakai Jaket Ojol

TINJAU.ID – Belum lama ini viral sejumlah turis asing mengenakan jaket ojek online sebagai tren fashion mereka saat berwisata di Bali.
Bermula dari konten kreator asal Australia Hamish Newton-Vesty tengah mewawancarai bule-bule yang memakai jaket hijau berlabel Gojek dan Grab di Bali. Vidoe wawancara diunggah kembali oleh Tiktok @illacc dan kini menjadi perbincangan.
Hamis kemudian melontarkan pertanyaan kepada para bule yang tengah berjalan “Berapa harga jaket itu?,” lalu salah satu bule menjawab mereka membeli jaketnya seharga Rp300 ribu.
Tak hanya dijalan, para bule-bule tersebut juga mengenakan jaket ojek online itu sembari chill party di kelab malam. Lagi-lagi Hamish menanyai kepada para bule tersebut jaket yang mereka beli berapa harganya? Lalu, salah satu bule itu menjawab harga Rp200 ribu.
“Ketika kamu melihat perusahaan seperti ini, kamu pasti akan terlihat keren,” ujar sang bule dalam video tersebut.
“Tinggal cari kesempatan. Perhatian orang-orang pasti akan tertuju ke kami,” ujar bule lainnya.
Setelahnya, Hamish menanyakan kepada para rombongan bule itu apakah memakai jaket ojol itu membuat mereka bisa menarik perhatian kaum hawa.
“Jadi menurut kalian, apakah dengan jaket ini kalian bisa memikat para wanita?” tanya Hamish.
“Kalau saya bilang tidak, mungkin terdengar bodoh,” balas bule lainnya.
Tren Jaket Ojol
Pada 2018, Gucci mengeluarkan seri jaket yang warnanya dan desainnya mirip jaket ojek online. Jaket ini diberi nama Tiger Patch Technical Jersey Jacket.
Dilansir dari berbagai sumber media, jaket ini memiliki tampilan sederhana. Warna yang ada kala itu hanya hijau dengan corak garis bewarna hitam pada sisi bagian perut. Pada bagian belakangnya juga terdapat desain wajah macan sesuai namanya ‘Tiger”.
Jaket tersebut dibanderol dengan harga USD1.490 atau jika dirupiahkan Rp21,4 jutaan. Kala itu, sempat menarik perhatian beberapa orang yang melihat model disuguhkan pada jaket ini.
Lantaran jaket mahal tersebut selintas mirip dengan jaket yang dikenakan para pengendara ojek online di Indonesia.









