TinjauAds
HabitusPilihan Redaksi

Dana Rp2 T Digelontorkan untuk Beasiswa LPDP, Tak Ada Efisiensi

Dibaca dalam waktu1 Menit, 1 Detik

TINJAU, Jakarta – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) telah memperbarui Perjanjian Kerja Sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kerja sama ini mengalokasikan anggaran sebesar sekitar Rp2 triliun.

Wamendiktisaintek Stella Christie menjelaskan bahwa beasiswa LPDP berdasarkan penggunaan Dana Abadi Pendidikan (DAP). Beasiswa ini memberikan bantuan dana pendidikan dari jenjang S1 hingga S3 bagi mereka yang berprestasi, tetapi terkendala biaya.

“Kita menandatangani kerja sama program kolaborasi Kemdiktisaintek dengan LPDP menggunakan DAP, khususnya beasiswa. Momen ini menjadi salah satu tumpuan atau poros untuk membangun sumber daya manusia di Indonesia,” ujar Stella dalam keterangann tertulis, Minggu (2/3/2025).

Dana LPDP yang dianggarkan Rp2 triliun tersebut akan digunakan untuk pelaksanaan pendanaan dan pengelolaan program kolaborasi, yang meliputi program beasiswa bergelar atau degree dan program beasiswa tanpa gelar atau non-degree.

Pendanaan akan diberikan melalui program yang telah berjalan pada tahun sebelumnya dan program baru yang akan dilaksanakan tahun 2025.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah tidak akan memengaruhi dana beasiswa LPDP.

Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto menjelaskan bahwa hal ini karena beasiswa tersebut bersumber dari dana abadi, yang bukan merupakan komponen efisiensi.

“Oke saja, aman. Dari dana abadi, jadi aman,” ujar Andin di Kompleks Parlemen, dikutip Jumat (14/2/2025).

Back to top button