TinjauAds
DemokrasiPilihan Redaksi

Lantik 961 Kepala Daerah Secara Serentak, Prabowo: Perjuangkan Rakyat!

Dibaca dalam waktu1 Menit, 22 Detik

TINJAU, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pelantikan 961 kepala daerah terpilih di Istana Kepresidenan, hari ini. Dia pun menyampaikan pidato yang cukup singkat kepada para pemenang pada Pilkada Serentak 2024 tersebut.

Dia memulai pidatonya dengan mengungkit seluruh kepala daerah yang dilantik hari ini berasal dari sejumlah partai politik dan koalisi partai yang berbeda; termasuk tak hanya dari partai politik di koalisi pemerintah atau KIM Plus.

Menurut dia, para kepala daerah meraih kemenangan karena berhasil mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Hal ini dicapai tak hanya karena berasal dari Partai Gerindra atau anggota KIM Plus. Akan tetapi, setiap sosok kepala daerah memang dianggap mampu menjalani mandat masyarakat.

“Saudara-saudara yang berdiri di depan saya berasal dari partai-partai yang berbeda-beda. Saudara-saudara telah melaksanakan suatu kampanye yang tidak ringan. Saudara telah turun ke rakyat. Saudara telah meminta kepercayaan rakyat dan alhamdulillah saudara berhasil meraih kepercayaan rakyat masing-masing,” kata Prabowo, Kamis (20/02/2025).

Atas hal tersebut, menurut dia, para kepala daerah harus menjaga amanah yang diberikan masyarakat di masing-masing wilayahnya. Dia mengatakan, kepala daerah adalah pelayan dan abdi rakyat. Setiap kepala daerah juga harus membela kepentingan rakyat.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

“Saudara harus berjuang untuk memperbaiki hidup mereka [rakyat di masing-masing daerah]. Itu adalah tugas kita. Itu adalah tugas kita,” ujar Prabowo.

Selain itu, dia pun berharap ada kerja sama dan sinergi antara para kepala daerah; termasuk dengan pemerintah pusat. Dia menilai perbedaan partai politik, agama, suku, dan lokasi jangan menjadi perbedaan dalam upaya pembangunan Indonesia.

“Kita telah lahir dalam keluarga besar Nusantara, keluarga besar Republik Indonesia, keluarga besar merah putih, keluarga besar Bhinneka Tunggal Ika. Kita berbeda-beda tapi kita satu,” kata Prabowo.

Back to top button