TinjauAds
Politik

Mensos Soal Bansos Berlabel Wapres Gibran: Fokus pada Manfaat, Tak Perlu Diperdebatkan

Dibaca dalam waktu1 Menit, 16 Detik

TINJAU,Jakarta– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menanggapi polemik terkait bantuan sosial (bansos) dengan label “Bantuan Wapres Gibran”. Menurutnya, keberadaan label tersebut tidak seharusnya menjadi perdebatan, karena yang terpenting adalah manfaat yang diterima oleh masyarakat.

“Menurut saya, tidak ada masalah. Nanti semua tahu apakah program ini berasal dari pemerintah atau pihak swasta. Yang penting manfaatnya untuk masyarakat,” ujar Gus Ipul di Istana Negara, Senin (2/12/2024).

Gus Ipul menyebut dirinya belum mengetahui secara pasti sumber anggaran dari bansos tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa program bansos bisa berasal dari berbagai sumber, termasuk swasta atau individu, selain anggaran pemerintah.

“Bansos itu bisa diberikan oleh siapa saja, sebab ini bagian dari program untuk membantu masyarakat. Dari Kemensos ada, dari kementerian lain juga ada,” imbuhnya.

Bantuan yang dimaksud adalah sembako yang dibagikan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka kepada warga terdampak banjir di Jakarta Timur pada akhir bulan lalu. Bansos tersebut dikemas dalam tas biru bertuliskan “Bantuan Wapres Gibran”.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Namun, kehadiran label tersebut memicu diskusi di media sosial. Beberapa warganet mempertanyakan sumber pendanaan bansos tersebut, mengingat penggunaan anggaran negara tidak seharusnya diklaim oleh pihak tertentu.

“Ini pakai uang pribadi Gibran kah? Atau pakai APBN/uang rakyat?” tulis salah satu pengguna di media sosial X.

Meski menuai beragam tanggapan, Gus Ipul berharap fokus utama masyarakat adalah pada manfaat bansos tersebut bagi warga terdampak, bukan pada label yang tertera.

“Yang penting masyarakat mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan, apalagi saat terkena musibah seperti banjir. Kita harus lebih banyak bersyukur dan mendukung program-program seperti ini,” pungkasnya.

Back to top button