TinjauAds
Kandidat Pilkada 2024Politik

Kandidat Pilkada Malaka, Felix Bere Nahak: Sederhana, Komitmen untuk Membantu Masyarakat

Dibaca dalam waktu3 Menit, 38 Detik

TINJAU, Malaka – Redaksi Tinjau berkesempatan mewawancarai Felix Bere Nahak, S.Pt, calon Wakil Bupati Malaka dalam Pilkada 2024 yang maju berpasangan dengan Calon Bupati, Simon Nahak diusung gabungan parpol, PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai NasDem, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang, dan Partai Buruh.

Sebagai sosok yang berpengalaman dalam dunia peternakan dan pertanian, Felix kini bersiap untuk berperan dalam pembangunan Kabupaten Malaka. Dalam wawancara ini, ia berbicara tentang motivasi, visi, dan strateginya untuk memajukan sektor pertanian, peternakan, serta ekonomi lokal di Malaka. Berikut petikan wawancara selengkapnya:

Pak Felix, apa yang menjadi motivasi utama Anda untuk mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Malaka dalam Pilkada 2024?

Felix: Motivasi saya untuk menjadi seorang Wakil Bupati Malaka karena dorongan masyarakat Malaka, serta keinginan untuk membantu masyarakat dan berguna bagi bangsa dan negara Republik Indonesia.

Sebagai calon Wakil Bupati, bagaimana Anda melihat peran Anda dalam mendukung visi dan misi Dr. Simon Nahak untuk pembangunan Kabupaten Malaka?

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Felix: Kita melihat visi dan misi Dr. Simon Nahak, S.H., M.H., terlihat sederhana namun membangun. Di dalamnya terdapat beberapa poin penting untuk melestarikan adat istiadat budaya Malaka, “Sabtet Saladi”. Sabtet Saladi ini melahirkan kembali tatanan budaya sosial di Kabupaten Malaka yang hampir hilang. Selain itu, visi misi tersebut juga mencakup pembangunan fisik dan perekonomian di seluruh Kabupaten Malaka.

Apa prioritas utama Anda dalam memajukan sektor pertanian di Malaka, mengingat latar belakang pendidikan Anda di bidang peternakan?

Felix: Kita prioritaskan pertanian karena tanpa pertanian kita akan kehilangan banyak aset, apalagi Kabupaten Malaka 80% didominasi oleh petani. Pertanian berkelanjutan adalah tema penting pembangunan, baik di skala global maupun nasional, terutama di Malaka yang memiliki tanah subur. Pertanian yang tidak dikelola dengan baik dapat merusak lingkungan dan mengurangi produktivitas lahan di masa depan.

Apa strategi Anda dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak di Kabupaten Malaka, serta memastikan mereka mendapat akses ke pasar yang lebih luas?

Felix: Strateginya sederhana. Berdasarkan kebutuhan masyarakat Malaka, baik petani, peternak, maupun nelayan, kami akan fokus pada pembangunan infrastruktur jalan pertanian, pembentukan kelompok tani, penyediaan sarana produksi, pengaturan impor komoditas, sistem pertanian terpadu, dan membuat terobosan inovasi.

Infrastruktur jalan Nurobo-Umasukaer telah menjadi salah satu fokus pembangunan di Malaka. Apa rencana Anda untuk memastikan kelanjutan pembangunan infrastruktur ini, dan bagaimana peran Anda dalam hal tersebut?

Felix: Jalan tersebut sudah menjadi kewenangan Kabupaten, dan kami akan fokus untuk mengupayakan anggaran pembangunan infrastruktur jalan karena hal itu sangat penting bagi masyarakat Malaka.

Bagaimana Anda akan mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi lokal, khususnya di sektor pertanian dan peternakan?

Felix: Pertama, kita akan mengidentifikasi dan melibatkan pemangku kepentingan utama dalam proses kolaborasi. Kedua, kita perlu membangun komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Ketiga, memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pembuatan kebijakan. Terakhir, pemerintah harus mampu memfasilitasi dan meningkatkan keterbukaan kepada masyarakat.

Apa visi dan misi Anda untuk mengembangkan sumber daya manusia di Malaka, terutama di kalangan generasi muda, agar mereka dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah?

Felix: Terkait visi dan misi, saya bekerja sama dengan Bupati, karena saya tidak boleh mendahului pemimpin. Namun, untuk mengembangkan SDM, kita akan melanjutkan program Bupati yang sudah berjalan.

Bagaimana Anda melihat potensi pariwisata di Malaka, dan apa langkah konkret yang akan Anda ambil untuk mengembangkan sektor ini?

Felix: Potensi pariwisata di Malaka cukup baik. Sejauh ini, pemerintah Kabupaten Malaka sudah mulai menata sektor pariwisata dan kita akan terus mengembangkannya untuk membantu peningkatan APBD di Malaka.

Apa pesan Anda kepada masyarakat Malaka, terutama generasi muda, untuk mendukung pembangunan daerah dan memanfaatkan peluang ekonomi yang ada?

Felix: Pesan kita untuk masyarakat Malaka, terutama generasi muda, adalah untuk tidak menyerah memperjuangkan keadilan. Anak muda punya potensi dan merupakan garda terdepan dalam pembangunan suatu daerah. Harapan kita, generasi muda terus hadir untuk mendampingi dan mengontrol pembangunan di Kabupaten Malaka.

Terakhir, Pak Felix, jika Anda terpilih sebagai Wakil Bupati Malaka, bagaimana Anda ingin dikenang oleh masyarakat setelah masa jabatan Anda berakhir?

Felix: Sederhana saja, cukup dengan berbuat dan membangun, baik dalam fisik pembangunan maupun melalui saling menghargai. Kuncinya hanya itu.


Disclaimer: Artikel pada rubrik Kandidat Pilkada 2024 ini dirancang untuk memberikan wawasan mendalam kepada masyarakat tentang visi, misi, dan strategi Kandidat dalam Pilkada 2024. Redaksi tidak mengarahkan masyarakat untuk memilih yang bersangkutan. Hasil wawancara dituangkan utuh sesuai jawaban kandidat atas pertanyaan yang disampaikan oleh redaksi. Ruang ini diserahkan kepada publik masyarakat, secara rasional menilai visi, misi dan strategi yang tertuang dalam wawancara, untuk kemudian menjadi bahan pertimbangan menentukan suara.

Back to top button